Risiko bila Suspensi Motor Kemasukan Air, Bantingan Jadi Keras

Kompas.com - 08/01/2020, 13:00 WIB
Shockbreaker depan motor Shockbreaker depan motor
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan hanya mesin, suspensi sepeda motor yang terendam banjir juga harus diperhatikan. Sebab, jika air sampai masuk ke bagian dalam suspensi bisa menyebabkan shock mudah bocor.

Kelvin, pemilik bengkel spesialis peredam kejut Kelvin PJRT di Bandung, Jawa Barat, mengatakan, pertolongan pertama agar suspensi tetap prima walaupun terendam air sangat mudah, cukup air dan angin.

Baca juga: Terendam Banjir, Suspensi Motor Juga Bisa Rusak

"Sebetulnya kalau sil (karet shock) masih bagus, air tidak akan masuk. Jadi setelah banjir cukup bersihkan saja pakai air, langsung semprot, kemudian keringkan pakai angin kompresor," kata Kelvin kepada Kompas.com, belum lama ini.

Shockbreaker RTX pada Yamaha NMAX edisi terbatasFebri Ardani/otomania Shockbreaker RTX pada Yamaha NMAX edisi terbatas

Kelvin mengatakan, air akan masuk ke bagian dalam jika setelah banjir kondisinya dibiarkan. Jika sudah masuk air, maka dampaknya sama seperti di mesin, oli akan tercampur air dan berubah warna.

Baca juga: 3 Langkah Jaga Suspensi Motor Tetap Prima

Jika kondisi tersebut lama dibiarkan maka ada risiko bagian dalam suspensi jadi berkarat. Salah satu efeknya yaitu bantingan pun jadi keras. Jika sudah seperti itu membuat shockbreaker jadi mudah bocor.

"Kalau langsung dibersihkan (setelah terendam banjir), selama sil masih bagus tidak kenapa-kenapa. Jadi pastikan kondisi sil. Tapi kalau dibiarkan, bisa masuk dan bagian dalamnya jadi berkarat," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X