Angka-angka Keramat di Tol Layang Jakarta-Cikampek

Kompas.com - 30/12/2019, 12:11 WIB
Honda CR-V saat menjajal jalan tol layang Jakarta-Cikampek HPMHonda CR-V saat menjajal jalan tol layang Jakarta-Cikampek
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tol Layang Jakarta-Cikampek II sudah resmi beroperasi. Tol layang terpanjang di Indonesia itu berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat.

Dengan dibukanya jalan Tol Layang Japek II tersebut, pihak Jasa Marga berharap dapat mengurangi kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang selama ini terjadi hingga sekitar 30 persen.

Baca juga: Adu Cepat Lewat Tol Layang dan Tol Bawah Japek, Siapa yang Menang?

“Kendaraan golongan I pribadi diharapkan dapat beralih ke atas sehingga mengurangi kepadatan di bawah," kata Direktur Utama PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono, beberapa waktu lalu.

Sama seperti ruas jalan yang ada di Indonesia, tol layang ini juga punya beberapa angka sebagai penunjuk berkendara. Angka-angka punya arti penting di tol. Berikut Angka-Angka keramat di tol layang Japek II.

Petugas Komunikasi dan Informasi Tol mengamati arus mudik kendaraan melalui layar kamera Closed Circuit Television (CCTV) pemantau lalu lintas di Km 48 exit Tol layang Jakarta-Cikampek II, di Kantor Cabang Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (24/12/2019). Menurut Petugas Komunikasi dan Informasi Jasa Marga pantauan arus mudik pada H-1 Hari Raya Natal yang melintasi jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II dari Jakarta sejak pukul 06.00-14.00 Wib, mencapai 4.569 kendaraan.ANTARA FOTO/RISKY ANDRIANTO Petugas Komunikasi dan Informasi Tol mengamati arus mudik kendaraan melalui layar kamera Closed Circuit Television (CCTV) pemantau lalu lintas di Km 48 exit Tol layang Jakarta-Cikampek II, di Kantor Cabang Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (24/12/2019). Menurut Petugas Komunikasi dan Informasi Jasa Marga pantauan arus mudik pada H-1 Hari Raya Natal yang melintasi jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II dari Jakarta sejak pukul 06.00-14.00 Wib, mencapai 4.569 kendaraan.

1. Panjang 36,4 km

Tol Layang japek memiliki panjang 36,4 km. Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja menjelaskan, pembangunan jalan ini termasuk proyek tol yang paling kompleks.

Hal ini karena proyek tersebut terletak di jalur paling vital nadi ekonomi Indonesia yang melayani kawasan permukiman dan industri yang padat.

Menurut catatan Endra, proyek tol yang konsesinya dimiliki PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) ini dikerjakan dalam waktu 34 bulan dengan windows time yang sempit.

Posisi struktur Tol Layang Jakarta-Cikampek ini didesain seoptimum mungkin. Hal ini bertujuan agar dimensi fondasi dan pier atau tiang tidak terlalu besar, mengingat ruang yang tersedia di median jalan tol eksisting di bawahnya terbatas.

Ketinggian rata-rata jalan tol layang ini mencapai 7 sampai 8 meter dari elevasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting, tetapi terdapat penyesuaian ketinggian di beberapa titik pada perlintasan dengan jalan lokal dan jalan tol eksisting.

Baca juga: Cerita Pengendara Usai Lewati Tol Layang Japek, Keluhannya di Sambungan Jalan

Tol Layang Jakarta-CikampekDjoko Setijowarno Tol Layang Jakarta-Cikampek

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X