Jakarta Mulai Banjir, Bagaimana Operasional Taksi Listrik?

Kompas.com - 17/12/2019, 18:32 WIB
Pengemudi melakukan pengisian daya listrik pada armada taksi E-Bluebird di Mampang, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Bluebird saat ini telah mengoperasikan armada taksi listriknya sebanyak 25 unit E-Bluebird dan 5 unit E-Silverbird. Pengoperasian ini merupakan upaya perusahaan untuk melakukan inovasi dengan merespons perkembangan teknologi kendaraan listrik sebagai armadanya. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengemudi melakukan pengisian daya listrik pada armada taksi E-Bluebird di Mampang, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Bluebird saat ini telah mengoperasikan armada taksi listriknya sebanyak 25 unit E-Bluebird dan 5 unit E-Silverbird. Pengoperasian ini merupakan upaya perusahaan untuk melakukan inovasi dengan merespons perkembangan teknologi kendaraan listrik sebagai armadanya.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Memasuki akhir tahun, wilayah Jakarta dan sekitarnya mulai sering diguyur hujan. Tak jarang hujan sudah turun sejak siang hari hingga menjelang malam, seperti yang terjadi hari ini, Selasa (17/12/2019).

Beberapa kawasan di Jakarta pun mulai banjir, karena derasnya air tak mampu ditampung dengan baik oleh saluran pembuangan. Makanya air dengan cepat menggenangi daerah-daerah yang agak rendah.

Tak jarang area mal dan perkantoran jadi wilayah yang terkena hujan deras dan kiriman banjir. Sebagai salah satu alat transportasi, taksi jadi solusi nyaman untuk menuju tujuan tanpa khawatir kehujanan.

Namun bagaimana operasionalnya jika keadaan sedang banjir seperti sekarang, terutama untuk armada taksi listrik?

Baca juga: Komitmen Blue Bird Mengoperasikan 2.000 Unit Mobil Listrik

Ilustrasi hujankulkann Ilustrasi hujan

Assistant Manager of Public Relation PT Bluebird Tbk Steven Sanjaya, mengatakan pihaknya tetap menyediakan layanan taksi listrik pada berbagai kondisi cuaca, tak terkecuali hujan dan banjir.

“Saat ini tetap beroperasi, tapi sebenarnya taksi BYD kami melayani rute bandara. Dari sana tergantung konsumen ingin menuju kemana, tujuannya bervariasi, kalau melewati titik banjir tentu bisa dicarikan alternatif,” ujarnya kepada Kompas.com (17/12/2019).

Menurutnya kejadian banjir di Ibu Kota tidak hanya terjadi kali ini. Tapi sejak beberapa bulan lalu hujan deras sudah mulai mengguyur Jakarta dan tak jarang juga disertai banjir.

“Sejauh ini belum ada laporan masalah terkait banjir. Karena driver kami, tidak hanya yang armada listrik, tapi juga semuanya, telah mendapat pelatihan khusus. Dari konsumen juga belum ada komplain karena masalah banjir,” kata Steven.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X