Sejarah Wiyoto Wiyono, Tol Layang Terpanjang Kedua Setelah Japek II

Kompas.com - 13/12/2019, 06:43 WIB
Jalan tol layang Cawang - Tanjungpriok. Jalan sepanjang 15,66 km itu diberi nama Jalan Ir Wiyoto Wiyono MSc. Bersamaan dengan itu diberlakukan pula tarif terpadu jalan tol swasta itu, yang dibedakan dalam dua kelompok jenis kendaraan, tarif kelompok pertama adalah Rp 1.500 sedang kelompok kedua Rp 2.000.  KOMPAS/HASANUDDIN ASSEGAFJalan tol layang Cawang - Tanjungpriok. Jalan sepanjang 15,66 km itu diberi nama Jalan Ir Wiyoto Wiyono MSc. Bersamaan dengan itu diberlakukan pula tarif terpadu jalan tol swasta itu, yang dibedakan dalam dua kelompok jenis kendaraan, tarif kelompok pertama adalah Rp 1.500 sedang kelompok kedua Rp 2.000.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Jalan tol layang Jakarta - Cikampek (Japek) II elevated tercatat menjadi jalan tol layang terpanjang di Indonesia saat ini. Panjang jalan tol layang ini mencapai 36,4 kilometer.

Sebelumnya, rekor jalan tol layang terpanjang dipegang oleh jalan tol layang Wiyoto Wiyono dengan panjang, lebih kurang 16 kilometer.

Jalan tol Wiyono Wiyono merupakan jalan tol layang pertama di Indonesia. Jalan tol ini menghubungkan Cawang - Priok. Jalan tol layang Wiyoto Wiyono dibangun pada pertengahan 1987.

Seperti diberitakan Harian Kompas, 27 Januari 1988, studi kelayakan jalan layang tol Cawang-Tanjung Priok dikerjakan oleh putra-putri Indonesia.

Baca juga: Cerita Pembangunan Jalan Tol Layang Pertama di Indonesia, Cawang-Priok...

Pemerintah Kota Jakarta Utara sedang membangun taman di kolong Tol Wiyoto Wiyono, Jalan Yos Sudarso, perbatasan Kecamatan Tanjung Priok dan Kelapa Gading  Jakarta Utara.KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI Pemerintah Kota Jakarta Utara sedang membangun taman di kolong Tol Wiyoto Wiyono, Jalan Yos Sudarso, perbatasan Kecamatan Tanjung Priok dan Kelapa Gading  Jakarta Utara.

Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Siti Hardiyanti Rukmana, mengatakan, jika sudah jadi usia pakai diperhitungkan untuk 40 tahun.

"Tetapi diharapkan dapat bertahan seumur hidup, asal jangan terjadi gempa bumi atau bencana alam berat lainnya yang sulit diperhitungkan," kata Siti Hardiyanti alias Tutut, kala itu.

Pembangunannya menelan biaya sekitar Rp 291 miliar. Masa pembangunan selama 776 hari, dari yang direncanakan 1.000 hari.

Tol layang pertama di Indonesia, Cawang-Priok selesai dibangun pada 1990. Jalan layang tersebut disebut pula menjadi jalan layang pertama terlebar di dunia saat itu.

Presiden Soeharto meresmikan operasional jalan layang tol Cawang-Priok pada 9 Maret 1990. Peresmian dilakukan di pintu gerbang Plumpang, Jakarta Utara.

Jalan tol sepanjang 15,66 kilometer ini diberi nama Jalan Ir Wiyoto Wiyono. Wiyoto Wiyono merupakan seorang teknisi pembangunan jalan yang meninggal saat melaksanakan tugasnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X