Nissan Sebut Charging Station Mobil Listrik Tidak Perlu Besar

Kompas.com - 07/12/2019, 15:02 WIB
Ilustrasi charging station milik BPPT KOMPAS.com/StanlyIlustrasi charging station milik BPPT

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau charging station untuk kendaraan elektrifikasi jumlahnya masih terbatas di Jakarta. Pengguna mobil listrik bisa memanfaatkan fasilitas milik PLN di kawasan Monas, atau milik BPPT di daerah Thamrin dan Serpong.

Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia Isao Sekiguchi, mengatakan, jika Jakarta bisa mencontoh kota Tokyo yang sudah lebih dulu mendirikan infrastruktur kendaraan listrik.

Menurutnya, di Tokyo perusahaan listrik seperti PLN menyediakan sebuah alat pengecasan mobil listrik di beberapa lokasi. Seperti tempat parkir, mal, gedung perkantoran, hotel, juga di stasiun pompa bensin.

Baca juga: Nissan Janji Harga Mobil Listrik Leaf Murah Dibanding Rival

Nissan Leaf di Karawang, Jawa Barat. Nissan Leaf di Karawang, Jawa Barat.

“Tidak sebesar charging station, tapi lebih kecil dan lebih sederhana, jadi orang-orang di Tokyo punya akses untuk mengisi daya dari alat itu,” ujar Sekiguchi (5/12/2019).

Meski begitu, ia juga mengatakan bahwa jarak tempuh mengemudi di perkotaan terbilang pendek. Dalam sekali pengecasan sampai penuh, mobil listrik bisa bertahan lebih dari sehari. Artinya pemilik mobil listrik sebetulnya cukup mengecas di rumah saja.

“Tapi dalam kenyataannya konsumen di Jakarta berapa jauh jarak mengemudinya? Mungkin hanya sekitar 40 sampai 50 km sehari. Dan jika Anda bisa melakukan isi ulang di rumah, Anda bisa mengecas semalaman,” katanya.

“Jadi sekali mengecas Anda bisa menempuh jarak 270 km (untuk Nissan Leaf), jadi jika Anda hanya mengemudi di Jakarta saja. Anda hanya perlu mengecas sekitar seminggu sekali,” ucap Sekiguchi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X