Boleh Modifikasi, Asal Risiko Tanggung Sendiri

Kompas.com - 14/11/2019, 09:02 WIB
Tren modifikasi mobil di tahun 2019. Kompas.com/DonnyTren modifikasi mobil di tahun 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren modifikasi mobil terus meningkat, meskipun pihak pabrikan dengan tegas menyatakan garansi yang diberikan bisa saja gugur. Ada beberapa alasan mengapa pihak pabrikan menyarankan pemilik mobil untuk tidak memodifikasi mobilnya.

Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), mengatakan, pihak pabrikan lebih menekankan pada bagian kelistrikan, jika ada penambahan aksesori. Sebab, pihak pabrikan tidak mengetahui apakah penambahan aksesori tersebut melakukan penyuntikan kabel, menambah kabel, dan lainnya.

Baca juga: Indonesia Kena Virus Modifikasi SEMA Show 2019

"Dari pabrikan sudah punya standar, kabel yang digunakan itu bisa menampung beban seberapa besar," ujar Didi, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Tren modifikasi mobil di tahun 2019.Kompas.com/Donny Tren modifikasi mobil di tahun 2019.

Didi menambahkan, kalau ada kabel yang kelebihan beban, lalu menjadi panas, terus meleleh, dampaknya bisa ke mana-mana, mulai dari korsleting hingga kebakaran.

"Hal yang kita hindari itu kalau terjadi kerusakan atau kebakaran yang diakibatkan modifikasi yang dilakukan pihak lain, lalu klaimnya ke pihak pabrikan," kata Didi.

Baca juga: Belajar dari Kasus Terbakarnya Lamborghini Raffi Ahmad, Ingat Lagi Bahaya Modifikasi

Didi mengatakan, kalau ada terjadi kebakaran begitu, biasanya pihak pabrikannya dulu yang dipertanyakan. Tentunya, pihak pabrikan juga pasti akan melakukan investigasi terlebih dahulu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X