Jalan Monas Pakai Conblock, Bagaimana Bisa Jadi Sirkuit Formula E?

Kompas.com - 22/09/2019, 12:48 WIB
2016/2017 FIA Formula E Championship in Monte-Carlo, Monaco, Saturday (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16. 
Sam Bloxham/LAT/Formula E2016/2017 FIA Formula E Championship in Monte-Carlo, Monaco, Saturday (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Formula E yang bakal dihelat di Indonesia pada 6 Juni 2020 mendatang rencananya akan dilaksanakan di sekitaran kawasan Monumen Nasional (Monas).

Tetapi, sebagian besar permukaan jalan di kawasan tersebut saat ini masih tertutup oleh conblock (paving block), yang secara standar balap tidak memungkinkan dijadikan trek. Mampukah area sekitar Monas jadi tempat terselenggaranya Formula E?

Menanggapi hal ini, Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo tidak menutup kemungkinan tersebut.

Sebab, kejadian serupa juga terjadi di Perancis, di mana permukaan jalan kota Paris menggunakan conblock bukan aspal.

Baca juga: 5 Fakta Formula E di Jakarta, Dari Waktu Pelaksanaan hingga Trek Balap

Konferensi pers Formula E 2020 di Monas, Jakarta pusat, Jumat (20/9/2019)KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI Konferensi pers Formula E 2020 di Monas, Jakarta pusat, Jumat (20/9/2019)

"Bedanya, di sana wilayahnya adalah cagar budaya," katanya di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

"Supaya Formula E bisa berlangsung, kami menggunakan material semacam plastik yang ditimpa dengan aspal khusus untuk melapisi permukaan jalan tersebut (aspal buatan)," ujar Longo.

Baca juga: INFOGRAFIK: Mengenal Apa Itu Formula E?

Lapisan itu juga bisa dilepas kembali ketika perhelatan telah selesai, selayaknya stiker. Tapi tak ada informasi mengenai apakah aspal buatan tersebut bisa digunakan kembali untuk gelaran serupa atau tidak dan usia pakainya.

Pebalap berlomba melewati tikungan dalam Formula E Racing Championship di Brooklyn, New York City, 13 Juli 2019.AFP/GETTY IMAGES/David Dee Delgado Pebalap berlomba melewati tikungan dalam Formula E Racing Championship di Brooklyn, New York City, 13 Juli 2019.

Kendati demikian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa sirkuit Formula E ini bisa dimanfaatkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk mengadakan kegiatan motorsport lainnya.

"Nantinya semua prasarana itu bisa dimanfaatkan IMI untuk kegiatan lain. Agar makin banyak pembalap muda yang termotivasi, dan lahir dari sirkuit ini," ujar Anies.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X