Chopperio Dua Muka Sabet Kustom Terbaik di Palembang

Kompas.com - 13/08/2019, 07:22 WIB
Kawasaki Binter Merzy, kustom terbaik dari Palembang Kawasaki Binter Merzy, kustom terbaik dari Palembang
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang pencarian sepeda motor kustom terbaik dalam gelaran Suryanation Motorland 2019, sukses memilih karya terbaik dari Kota Palembang. Pada seri kedua ini, motor garapan Rio Gustav dari 58 Works keluar sebagai juara sekaligus mendapatkan tiket untuk berkompetisi di babak final.

Menggunankan basis Kawasaki KZ200 atau yang dikenal dengan sebutan Binter Merzy, Rio menggarap besi tua tersebut dengan konsep Chopper. Melihat dari rombakannya, proses rancang bangun yang dilakukan Rio cukup menyeluruh, tinggal mesin lansiran 1982 saja yang masih bawaan pabrikan dan dalam kondisi standar.

Rangka kustom dibuat dengan model rigid, sementara sok bagian depan dipilih model springer dan girder yang juga telah disesuaikan. Tidak hanya itu, fender, sisibar, tangki dan setang pun dibuat sendiri menyesuaikan selera.

Baca juga: Lima Juri Mancanegara Cari Motor Kustom Terbaik di Indonesia

Kawasaki Binter Merzy, kustom terbaik dari Palembang Kawasaki Binter Merzy, kustom terbaik dari Palembang

Bisa dibilang hampir 90 persen semua material yang digunakan pada motor bernama "Chopperio" ini adalah kustom. Sementara yang menggunakan komponen variasi atau menggandalkan perangkat aftermarket hanya lampu depan dan belakang serta pelek saja.

"Saya kerjakan motor ini kurang lebih satu tahun. Tapi karena juga mengerjakan motor milik pelanggan, jadi motor ini hanya saya kerjakan di hari Sabtu dan Minggu saja. Saya menghadirkan dua muka pada motor ini karena ingin terlihat berbeda tapi tetap menggusung konsep Chopper," ujar Rio dalam keterang resmi Suryanation, Senin (12/8/2019).

Kawasaki Binter Merzy, kustom terbaik dari Palembang Kawasaki Binter Merzy, kustom terbaik dari Palembang

Selain karena ingin tampil beda, tema dua muka yang dihadirkan ternyata juga memiliki makna lain, yakni menyatukan dua perbedaan menjadi hal yang indah. Menurut Rio, ini merupakan ungkapan kehidupan sehari-hari yang dijadikannya sebagai bahan inspirasi membuat motor kustom.

Pada bagin kiri, Rio memberikan tema kultur Sumatera dengan motif kain songket. Sementara di bagian sebelah kanan, dilabur warna hitam dengan gambar binatang buas khas Sumatera, yakni harimau. Paling menariknya, konsep digger dikentalkan pada bagian kiri, sedangkan kanan mengusung tema springer.

Kawasaki Binter Merzy, kustom terbaik dari Palembang Kawasaki Binter Merzy, kustom terbaik dari Palembang

Rancang bangun yang dikerjakan Rio selama satu tahun berbuah manis. Dua juri lokal Suryanation dan satu juri international, yakni Cristian Sosa asal Las Vegas, sama-sama tertarik dengan Chopperio, bukan hanya karena temanya saja, tapi juga detail dari penggerjaannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X