Tol Cikampek Ditutup, Jasa Marga Sarankan Lewat Jalur Lain

Kompas.com - 01/07/2019, 15:28 WIB
Tol Layang Jakarta-Cikampek PT Jasamarga Jalanlayang CikampekTol Layang Jakarta-Cikampek
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Jakarta-Cikampek (Japek) melakukan pekerjaan pemeliharaan konstruksi rigid mulai hari ini, Senin (1/7/2019) sampai Jumat (5/7/2019). Dampak dari pengerjaan tersebut akan berimbas pada penutupan sementara beberapa lajur yang masuk dalam lokasi pekerjaan.

Seperti diketahui, pengerjaan rekonstruksi dilakukan pada kedua arah. Untuk Jakarta dimulai pada Km 31+919 sampai Km 31+799 yang letaknya di lajur dua sepanjang 120 meter, sementara untuk arah Cikampek dilakukan dari Km 24+515 sampai Km 24+616 pada bahu luar dengan penanganan sepanjang 72 meter.

Meski diklaim sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas, namun ada baiknya pengguna jalan yang akan melewati area tersebut lebih dulu memantau kondisinya. Bila ternyata cukup padat, ada baiknya beralih ke jalur alternatif dengan masuk jalan arteri.

Baca juga: Siap-siap, Mau Ada Penutupan Sementara di Tol Jakarta-Cikampek

"Sebelum melakukan perjalanan baiknya cek dulu kondisi lalu lintasnya di sana, bila sekiranya ada benefit melewati tol maka silakan menggunakan tol, tapi bila tidak, disarankan untuk melewati jalan alternatif lain," ucap Irra Susiyanti, Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga saat dihubungi Kompas.com, Seni (1/7/2019).

Untuk rute alternatif, Irra menjelaskan pengguna jalan bisa keluar di pintu Tol Cibitung pada Km 24 dan masuk kembali dari pintu Cikarang Barat bagi yang akan mengarah ke Cikampek. Sementara untuk yang mengarah ke Jakarta, bisa keluar dari pintu Cikarang Barat dan kembali masuk sesuai titik yang ingin ditempuh.

Kondisi lalu lintas di kilometer 47 Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran, Selasa (4/6/2019).KOMPAS.com/FARIDA FARHAN Kondisi lalu lintas di kilometer 47 Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran, Selasa (4/6/2019).

Sementara itu, GM PT Jasamarga Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman, menjelaskan pengerjaan perbaikan di ruas Tol Japek semata-mata dilakukan untuk meningkatkan standar pelayanan minimal (SPM). Proses pelaksanaanya pun sebenarnya sudah diatur sedemikian rupa untuk meminimalis terjadinya kemacetan panjang.

Baca juga: Jasa Marga Catat Rekor Baru Arus Balik Lebaran 2019

"Apa yang kita lakukan ini semata untuk kenyamanan dalam rangka meningkatkan SPM. Untuk Cikampek memang sudah padat, jangankan ada pengerjaan, ketika ada salah satu truk mogok saja sudah pasti padat. Perbaikan yang kita kerjakan ini sebenarnya ada tiga bentuk, untuk waktunya bervariasi," ucap Raddy kepada Kompas.com, di waktu yang sama.

"Saran saya pengendara yang akan melintasi ruas Tol Cikampek baik arah Jakarta atau sebaliknya menghindari waktu peak pada pukul 22.00 WIB sampai 05.00 WIB, karena di jam-jam itu padat proyek. Kita sendiri sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti contrflow dan sebagainya," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X