Pentingnya Rawat Pengereman, Termasuk Minyak Rem

Kompas.com - 29/06/2019, 07:22 WIB
Ilustrasi cara mendeteksi kanvas rem mobil. Aditya Maulana, OtomaniaIlustrasi cara mendeteksi kanvas rem mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengereman menjadi salah satu faktor terpenting dalam kendaraan untuk menjaga keselamatan penggunanya. Untuk itu, bagian yang satu ini mutlak untuk dirawat, termasuk juga dengan minyak rem.

Pada sistem pengereman, minyak rem bertugas sebagai penerus gaya dari tuas pedal ke kaliper rem untuk menekan kampas rem. Minyak rem memang memiliki daya tahan yang cukup lama, sekitar 3-5 tahun.

Baca juga: Kapan Harus Ganti Minyak Rem pada Mobil?

Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), mengatakan, meski usianya cukup panjang, minyak rem tetap perlu diganti dengan yang baru secara berkala.

"Penggantian minyak rem perlu dilakukan setiap 40.000 km. Jika dalam waktu 3 tahun belum mencapai 40.000 km, sebaiknya tetap diganti dengan yang baru," ujar Didi, ketika dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: 3 Faktor Penyebab Kampas Rem Mobil Matik Cepat Menipis

Didi menambahkan, jika minyak rem tidak diganti dengan yang baru, dikhawatirkan ada udara di dalam sistem pengereman. Sebab, minyak rem bisa mendidih dan menghasilkan uap air.

"Uap air tersebut yang bisa mengakibatkan rem terasa seperti blong. Peristiwa ini disebut juga dengan vapor lock," kata Didi.

Jika minyak rem berkurang, maka harus ditambahkan. Namun, jangan menambahkan minyak rem dengan spesifikasi DOT yang berbeda.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X