Pemudik Diimbau Bijak Menggunakan Rest Area

Kompas.com - 18/05/2019, 09:42 WIB
Rest Area KM 62 yang sudah penuh pengunjung. Ghulam Muhammad NayazriRest Area KM 62 yang sudah penuh pengunjung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan memberlakukan sistem one way untuk bisa mengurai kemacetan yang akan terjadi saat mudik Lebaran 2019 di Tol Trans Jawa. Sistem ini juga diyakini dapat menjadi solusi dari kemacetan yang disebabkan oleh penuhnya rest area.

Pasalnya, rest area yang terisi saat arus mudik tidak hanya di jalur yang mengarah ke timur. Sebaliknya, saat arus balik juga bukan rest area yang mengarah ke barat saja yang akan dipenuhi pemudik.

Baca juga: Sistem One Way Jadi Solusi Atasi Kepadatan di Rest Area

"Dengan sistem ini, traffic menjadi rata, dan rest area bisa sama-sama terisi," jelas Dessy Aryani, Direktur Utama PT Jasa Marga, saat diskusi bertema ' Mudik Selamat, Guyub Rukun' yang digelar TerasKita di Crowne Plaza Hotel, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Dengan begitu, penumpukan di satu rest area yang dapat menyebabkan kemacetan bisa dikurangi. Meski demikian, Budi Setyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, juga mengatakan bahwa rest area pasti tetap akan kekurangan, berapa pun jumlahnya.

"Kita sedang mendorong masyarakat bahwa rest area itu bukan yang hanya ada di sisi jalan tol saja, tapi bisa exit di kota yang sedang dilewati," ujar Budi.

Baca juga: Daftar Rest Area Tol Trans Jawa di Wilayah Jawa Timur

Kepala Korps Lalu Lintas Inspektur Jenderal Refdi Andri turut menghimbau kepada para pemudik untuk tidak berlama-lama di rest area.

"Pada rest area tipe A, di mana ada pengisian bahan bakar, kami imbau masyarakat sudah mengisi bahan bakar sejak berangkat, tidak berharap pada rest area tertentu untuk mengisi bahan bakar," kata Refdi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X