M Wahab S
Pengamat F1 dan Otomotif Nasional

Komentator F1, penulis lepas, founder Forum Komunikasi Klub dan Komunitas Otomotif Indonesia (FK3O), Manager Operasional Shop & Drive PT Astra otoparts Tbk (1999 - 2001), General Manager PT Artha Puncak Semesta Indonesia. Akun twitter : @emwees.

kolom

Perjuangan Tim F1 yang Mempunyai Tradisi Hebat di Musim 2019

Kompas.com - 12/04/2019, 13:32 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Hal itu tentunya masih akan kita tunggu dalam seri-seri berikutnya, dan perlu diketahui bahwa regulasi 2019 lebih menonjolkan perubahan di sisi aero untuk menyongsong perubahan besar pada 2021. Yang jelas, Fernando Alonso berkomentar positif bahwa perubahan di semua sisi telah terjadi di McLaren saat menguji MCL34 “The Papaya Orange” di Bahrain minggu lalu.

Jalan yang benar

Satu lagi tim yang mempunyai tradisi hebat, bahkan paling hebat adalah Scuderia Ferrari, yang juga sedang berjuang kembali ke “jalan yang benar”. Saya boleh mengatakan seharusnya Ferrari sudah juara dunia lagi musim 2018. Kegagalan Ferrari bersumber pada keteledoran Vettel dan beberapa strategi tim yang tidak tepat.

Bahkan saat kalah di Australia 2019 - kebetulan pas nonton bareng teman-teman F1 Mania Surabaya - saya berkomentar bahwa Ferrari akan fight back di Bahrain, dan itu benar-benar terjadi. Kesalahan Vettel masih saya masukkan ke dalam keteledoran pebalap. Paling disayangkan tentunya kegagalan Charles Leclerc yang sudah memimpin jauh di depan hingga 11 lap sebelum finish, harus merelakan gelar juara seri kepada Lewis Hamilton. Bahkan disusul Vatteri Bottas akibat korsleting di rangkaian elektronik, sebuah kasus yang sangat jarang terjadi di Ferrari.

Pebalap Ferrari, Charles Leclerc (kanan), mengangkat trofi setelah finis urutan ketiga pada balapan GP Bahrain, di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Minggu (31/3/2019).AFP/ANDREJ ISAKOVIC Pebalap Ferrari, Charles Leclerc (kanan), mengangkat trofi setelah finis urutan ketiga pada balapan GP Bahrain, di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Minggu (31/3/2019).

Berjuang

Tiga tim yang mempunyai tradisi hebat di F1 sedang berjuang untuk mendapatkan kembali kejayaannya dengan tahapan yang berbeda-beda. Mereka meninggalkan seri sirkuit dengan cuaca yang panas di Australia dan Bahrain dengan pengalaman yang berbeda.

Williams mempunyai pekerjaan rumah yang paling banyak, McLaren akan berusaha membuktikan bahwa mereka punya progress yang makin membaik. Begitu pula Ferrari dengan rasa penasaran yang tinggi ingin membuktikan bahwa mereka sudah mengalahkan Mercedes. Kali ini suhu yang sejuk di Shanghai akan menjadi tantangan awal serta aklitimasi deretan balapan dingin di Eropa. Sekaligus merupakan balapan ke-1000 dihitung sejak GP modern 1950 di Silverstone Inggris. Sebuah capaian yang luar biasa! 

Poster gelaran F1 yang ke-1000motorsportmagazine.com Poster gelaran F1 yang ke-1000

 

Mereka berjuang dengan tekanan tinggi, tinggal kita menikmati perjuangan keras mereka dengan santai sambil menyeruput secangkir kopi. Selamat menikmati perjuangan tim-tim yang mempunyai tradisi hebat F1 di musim 2019 .

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.