Sebentar Lagi Indonesia Punya Motor Trail Listrik

Kompas.com - 12/04/2019, 07:42 WIB
Motor listrik SDR berbasis Trail Motor listrik SDR berbasis Trail
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain sepeda motor listrik dengan tampilan konvensional, Sugeng Darma Rizqi ( SDR) juga sedang menyiapkan satu produk lagi dengan gaya trail. Dalam waktu dekat, motor listrik penggaruk tanah tersebut rencananya sudah siap untuk diproduksi.

CEO Arindo Pratama Soegeng Rijadi, mengatakan, motor listrik trail ini memiliki basis yang sama dengan model SDR yang akan dihibahkan untuk ke pesantren dan yang sudah digunakan oleh PLN, yakni memiliki tenaga hingga 2.500 watt.

"Spesifikasi motor listriknya sama dengan SDR yang sudah ada, tapi ini kita kembangkan dengan konsep trail. Prototipe sudah jadi, sekarang ini tinggal masuk produksi saja," ucap Soegeng saat dihubungi Kompas.com, Kamis (11/4/2019).

Baca juga: Motor Listrik SDR Sudah Kantongi STNK

Menurut Soegeng, produksi motor listrik trail ini nantinya juga belum untuk dikomersialkan secara umum. Unitnya hanya akan disuplai untuk beberapa instansi, salah satunya adalah PLN.

Motor listrik SDR Motor listrik SDR
Soegeng mengklaim mulai dari perakitan baterai, pembuatan sasis, bodi, suspensi dilakukan langsung di Indonesia. Bahkan pengujiannya pun dilakukan sesuai habitatnya, yakni medan tanah dengan permukaan yang tidak rata.

"Pengetesan sudah kita lakukan, dari standar jalan raya sampai kita bawa main ke area tanah. Kita tes seperti rute-rute yang memang untuk motor jenis trail ini lah. Untuk pemesanan sudah ada, salah satunya PLN itu sekitar 100 unit," kata Soegeng.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X