Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Ubahan Pajak, KTM Tetap Pasang Target 3.600 Unit

Kompas.com - 09/04/2019, 09:22 WIB
Setyo Adi Nugroho,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM) distributor resmi KTM di Indonesia, bersiap untuk memberikan ubahan pada harga produk mereka. Ini dilakukan untuk persiapan menghadapi peraturan pajak kendaraan yang turut berubah.

“Untuk harga produk kami saat ini belum ada perubahan atau kenaikan. Tapi akan ada perubahan ke depan sesuai dengan kenaikan BBNKB,” ucap Presiden Direktur PT PJLM Kristianto Gunadi saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/4/2019).

Kris mengungkapkan kenaikan yang akan dikenakan pada produk KTM tersebut mengikuti besaran kenaikan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) terbaru. Besarannya mulai dari 2,5 persen sampai 5 persen.

“Sesuai dengan mesin kendaraan bermotor roda dua,” ucap Kris.

Meski mengalami perubahan harga akibat penyesuaian pajak, Kris mengungkapkan target tahun ini tidak berubah. Pabrikan motor asal Austria tersebut menargetkan 3.600 unit di 2019.

Baca juga: KTM Perluas Layanan ke Wilayah Bogor

“Tidak ada perubahan target. Dari 23 outlet yang kami miliki saat ini, kami menargetkan 3.600 unit terjual di 2019. Paling dominan masih Duke 200 dan 250 cc diikuti RC 200 dan 250,” ucap Kris.

Diketahui, perubahan BBNKB sudah dilakukan di Provinsi Jawa Barat dengan penetapan Peraturan Daerah Provinsi Jabar Nomor 9 tahun 2019 Perubahan Atas peraturan Daerah Provinsi Jabar Nomor 13 tahun 2017. Penyesuaian tarif tersebut antara lain kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga 250 cc ke atas tarifnya menjadi 15 persen dari 10 persen. 

Kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga di bawah 250 cc tarifnya menjadi 12,5 persen dari 10 persen. DKI Jakarta sendiri belum menetapkan perubahan besaran pajak BBNKB karena masih dalam tahap pembahasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com