Datang ke IMX, Ketua DPR Kepincut Ford "Hot Rod" - Kompas.com

Datang ke IMX, Ketua DPR Kepincut Ford "Hot Rod"

Kompas.com - 17/11/2018, 17:02 WIB
IMX 2018 resmi dibuka, puluhan mobil modifikasi saling unjuk gigi. IMX 2018 resmi dibuka, puluhan mobil modifikasi saling unjuk gigi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( DPR-RI) Bambang Soesatyo, datang mengunjungi Indonesia Modification Expo (IMS) 2018. Setelah berkeliing melihat beberapa modifikasi mobil karya tunner lokal, Bambang tertarik dengan salah satu karya kustom bergaya Hot Rod dengan kelir abu-abu

Mobil tersebut merupakan kustom dari Ford Hot Road lansiran 1932. Mobil prototipe yang diproduksi oleh Iman Arif Kusumo dari Gearhead Monkey Garage, ini pun langsung ditaksir oleh Bambang.

"Saya suka ini, ini mobil tadi saya tanya dibuat sendiri katanya selama tujuh bulan," ucap Bambang kepada wartawan di Balai Kartini, Sabtu (17/11/2018).

Baca juga: Perdana di Indonesia, IMX 2018 Resmi Dibuka

Bambang menilai mobil tersebut mengingatkan dengan Fiat miliknya saat jaman dulu. Hanya saja miliknya dulu benar-benar dari pabrikan dan tidak dalam versi modifikasi.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Bambang Soesatyo di IMX 2018. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Bambang Soesatyo di IMX 2018.

"Mirip seperti ini, tapi saya dulu itu Fiat kalau ini kan Ford dan full modifikasi. Saya minat sekali ini," kata Bambang.

Iman selaku tunner dari Ford Hot Road 1932 itu mengatakan bila mobil ini sebenarnya dipajang sebagai sebuah prototipe. Imam mengatakan dirinya hanya memproduksi sasis dan bodi dari mobil tersebut, sementara pengerjaan mesin, interior, dan lainnya dilakukan secara kolaborasi.

"Saya buat mobil ini sebenarnya untuk prototipe, karena aslinya ini hanya bodi dan sasis yang saya produksi untuk ke depannya di ekspor. Tadi bapak (Bambang) sudah minta kirim mobil ini ke rumah. Kalau harga, saya tidak bisa sebut berapa, tapi bila hanya body dan sasis yang saya produksi itu sekitar Rp 180 sampai Rp 200 jutaan," ucap Imam.



Close Ads X