Kompas.com - 31/08/2018, 15:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sempat ramai dengan skandal Dieselgate bebrapa tahun lalu, masyarakat benua Eropa sedikit trauma dengan mesin diesel. Berkat skandal itu juga, penjualan mobil bermesin diesel sedikit demi sedikit mulai menyusut.

Mengutip Autocar.co.uk, sepanjang 2018 pabrikan yang menawarkan mesin diesel hanya sepertiga dari daftar merek-merek yang ada. Berbeda dengan 2015 lalu dimana mobil bermesin diesel masih dapat ditemui setengah dari daftar produsen yang terdaftar.

Fiat misalnya, menawarkan Fiat 500X terbaru tahun ini dengan perubahan pada eksterior serta mesin baru tiga silinder. Mesin diesel yang dulunya hadir pada model lama tidak ditawarkan. Fiat mengakui ini sebagai bagian dari strategi pasar menggaet konsumen.

Konsorsium Fiat Chrysler Automobile (FCA) berencana untuk menghentikan semua model diesel mereka, termasuk SUV dan mobil yang biasanya menggunakan mesin diesel pada 2022 mendatang. Saat ini mereka masih menawarkan opsi diesel tapi setelah 2022 mesin diesel hanya tersedia di kendaraan komersial mereka.

Honda CR-V sebelumnya ditawarkan dengan pilihan mesin diesel namun untuk tahun ini pilihan tersebut menghilang. CR-V di Inggris tahun ini hadir pertama kali dalam format tujuh penumpang serta dengan mesin hibrida.

Baca juga: Mesin Diesel Toyota Aman Konsumsi Solar B20

Kia sebelumnya menawarkan mesin 1.4 liter CRDi diesel bertenaga 89 tk pada model hatchback miliknya, Rio. Namun tidak pada tahun ini. Sebelumnya hanya 1.670 unit dari total 8.470 unit Rio bermesin diesel terjual.

Model Kia lainnya, Venga, juga mengalami nasib sama. Citycar ini total terjual 6.130 unit sselama 2017 dengan 1.172 unit merupakan mesin diesel. Kia menawarkan dua mesin diesel 1.6L dan 1.4L CRDi, permintaannya terus menurun tahun lalu.

Mitsubishi telah telah menghentikan mesin diesel 1.6 L dan 2.2 L yang ditawarkan pada SUV ASX. Mesin diesel memberikan kontribusi penjualan 44 persen dengan mesin bensin masih menjadi mayoritas dengan 56 persen.

Mitsubishi mengungkapkan arah produk mereka akan menggunakan plug-in hybrid seperti pada Outlander PHEV. Hal yang sama dilakukan pada model Outlander yang ditawarkan hanya dengan mesin 2.0 L bensin.

Porsche dengan produknya seperti Macan dan Panamera juga mengalami hal yang sama. Mesin diesel mereka menemui kesulitan memenuhi standar emisi Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP) dan tes konsumsi bahan bakar, selain memang penjualannya menurun.

Baca juga: Ertiga Diesel Bisa Konsumsi Solar B20

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber autocar


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.