Kerja Sama Toyota dan Suzuki di India, Mungkin ke Indonesia? - Kompas.com

Kerja Sama Toyota dan Suzuki di India, Mungkin ke Indonesia?

Kompas.com - 16/04/2018, 11:03 WIB
Render Suzuki Vitara Brezza dengan emblem Toyota.INDIANAUTOSBLOG.com Render Suzuki Vitara Brezza dengan emblem Toyota.

Jakarta, KOMPAS.com – Merek terbesar di India, Suzuki, telah memutuskan bekerja sama dengan Toyota. Salah satu bentuknya, kedua merek tersebut bakal bertukar mobil untuk dijual masing-masing.

Baca: Suzuki dan Toyota Sepakat Tukaran Mobil di India

Suzuki akan menyuplai hatchback Baleno dan SUV Vitara Brezza yang kemudian bakal dijual dengan emblem Toyota. Sementara Toyota menyuplai Corolla untuk dijual Suzuki. Pertukaran itu segera terjadi pada 2019.

Buat Suzuki, Corolla bakal mengisi pasar lebih tinggi dari tatanan model yang dimiliki sekarang, penempatannya diletakan di atas Ciaz. Sedangkan Toyota bakal masuk ke segmen bawah dengan Baleno dan Vitara Brezza. Di India, model entry level Toyota adalah Etios.

Dari pandangan Toyota Astra Motor sebagai distributor kendaraan Toyota di dalam negeri, kecil kemungkinannya “Toyota Baleno” atau “Toyota Vitara Breza” masuk ke Indonesia sebagai model impor. Executive General Manager Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan jauh sebelum kerja sama Toyota di India terjadi, di Indonesia Toyota sudah memutuskan bekerja sama dengan Daihatsu untuk mengisi segmen bawah.

Render Toyota Corolla menggunakan emblem Suzuki.INDIANAUTOSBLOG.com Render Toyota Corolla menggunakan emblem Suzuki.

Baca: Tampang Toyota Corolla Pakai Emblem Suzuki

“Tergantung dari kebutuhan, tapi itu tergantung pasar. Di Indonesia sudah diputuskan kerja sama dengan Daihatsu, jadi kolaborasi diputuskan dari karakterisitik negara masing-masing,” ucap Soerjopranoto, Jumat (13/4/2018).

Toyota pernah mengimpor model dari India, yaitu Etios namun dalam bentuk Completely Knock Down (CKD). Etios sudah diputuskan berhenti diproduksi di Indonesia.

Menurut Soerjopranoto arah TAM sekarang tidak lagi mengimpor tetapi memperbanyak produksi lokal. “Kalau saya bilangnya di lokalisasi. Apakah benar mau memperbanyak impor? Saya sih bilangnya enggak, karena arah pemerintah tidak ke situ. Kami sangat suka dengan lokalisasi,” katanya.


Terkini Lainnya

Toyota Siapkan Enam Amunisi Baru di 2019

Toyota Siapkan Enam Amunisi Baru di 2019

News
Ketika Xpander dan Pajero Sport Ikut Main Film

Ketika Xpander dan Pajero Sport Ikut Main Film

News
Tantangan Manufaktur Otomotif di 2019

Tantangan Manufaktur Otomotif di 2019

News
Mitsubishi Mulai Terbuka Soal Impor Pajero Sport

Mitsubishi Mulai Terbuka Soal Impor Pajero Sport

News
Mitsubishi Bicara Peluang Produksi Outlander PHEV di Indonesia

Mitsubishi Bicara Peluang Produksi Outlander PHEV di Indonesia

News
Pilihan Motor Bebek di Akhir Tahun

Pilihan Motor Bebek di Akhir Tahun

Feature
Xpander Masih Enggan Jadi Taksi

Xpander Masih Enggan Jadi Taksi

News
Jangan Biasakan Taruh Helm di Spion Motor

Jangan Biasakan Taruh Helm di Spion Motor

Tips N Trik
Deteksi Masalah 'Airbag' Sejak Dini

Deteksi Masalah "Airbag" Sejak Dini

Tips N Trik
Mitsubishi Belum Mau Berikan Diskon buat Xpander

Mitsubishi Belum Mau Berikan Diskon buat Xpander

News
Avanza Ultah ke 15, Siap-siap Sambut Model Terbaru

Avanza Ultah ke 15, Siap-siap Sambut Model Terbaru

News
Toyota Sebarkan Semangat 'Start Your Impossible'

Toyota Sebarkan Semangat "Start Your Impossible"

News
Tanggapan Toyota Soal Camry Baru di Indonesia

Tanggapan Toyota Soal Camry Baru di Indonesia

News
Harga Toyota Avanza 'Facelift' Tidak Naik Tinggi?

Harga Toyota Avanza "Facelift" Tidak Naik Tinggi?

News
Agar Untung, Ini Tips Beli Mobil di Akhir Tahun

Agar Untung, Ini Tips Beli Mobil di Akhir Tahun

BrandzView

Close Ads X