Penumpang Bus, Jangan Meminta Sopir Berhenti di Bahu Jalan Tol!

Kompas.com - 23/03/2018, 18:42 WIB
Polisi memberi peringatan akan menindak sopir bus yang menurunkan penumpang di jalan tol. INSTAGRAM/HUMASPOLDAMETROJAYAPolisi memberi peringatan akan menindak sopir bus yang menurunkan penumpang di jalan tol.
Penulis Alsadad Rudi
|

Jakarta, KOMPAS.com - Laman akun Facebook Humas Polda Metro Jaya mengunggah foto saat anggotanya menemukan seorang wanita yang sedang berusaha memanjat tiang pembatas jalan tol. Ibu-ibu tersebut diduga berada di pinggir tol karena diturunkan oleh bus yang ditumpanginya.

Dalam postingan foto di akun tersebut, tampak seorang ibu-ibu dengan baju berwarna biru sedang bersusah payah memanjat pembatas jalan tol. Peristiwa itu dilaporkan terjadi di ruas jalan Tol Dalam Kota di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Perilaku sopir angkutan yang menaik turunkan penumpang di bahu jalan tol memang kerap terjadi. Padahal tindakan ini dinilai berbahaya, tidak hanya bagi penumpang yang bersangkutan, tapi juga pengguna jalan yang lain.

Baca juga : Viral Ibu-ibu Panjat Pembatas Jalan Tol, Ini Peringatan Polisi

AVP Corporate Communications PT Jasa Marga Dwimawan Heru menyatakan pihaknya tidak henti-hentiya mengimbau sopir bus untuk tidak lagi menaik turunkan penumpang di bahu jalan tol. Demikian pula penumpang juga diharapkan tidak meminta sopir untuk melakukan hal tersebut.

Petugas Keamanan dan Ketertiban PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek meminta sopir dan kernet bus Primajasa untuk push up di badan jalan KM 57 yang mengarah ke Jakarta. Istimewa Petugas Keamanan dan Ketertiban PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek meminta sopir dan kernet bus Primajasa untuk push up di badan jalan KM 57 yang mengarah ke Jakarta.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sesuai dengan peraturan, menaikan ataupun menurunkan penumpang di jalan tol sangat berbahaya baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan tol lain. Selain mengimbau, kami juga sudah memasang papan peringatan di sekitar jalan tol," kata Dwimawan saat dihubungi, Jumat (23/3/2018).

Larangan menaik turunkan penumpang di bahu jalan tol diatur dalam UU Nomor 38/2004 tentang jalan. Pasal 56 UU itu menetapkan larangan setiap orang memasuki jalan tol, kecuali pengguna jalan tol dan petugas terkait.

Baca juga : Sopir Bus Disuruh Push Up karena Turunkan Penumpang di Jalan Tol

Peraturan tersebut juga diperkuat PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang jalan tol. Pasal 41 peraturan pemerintah tersebut tertuliskan larangan kegiatan menaikturunkan penumpang di jalur/bahu/gerbang tol. Dalam pasal 41 disebutkan bahwa bahu jalan hanya digunakan untuk kendaraan yang berhenti darurat dan tidak boleh digunakan untuk menaikan dan menurunkan penumpang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X