Tak Sulit Modifikasi Motor Jadi Bergaya Retro

Kompas.com - 28/02/2018, 10:05 WIB
Salah satu Honda Tiger yang sedang dalam proses diubah menjadi motor bergaya retro di toko aksesori Mr Classic yang beralamat di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018). Kompas.com/Alsadad RudiSalah satu Honda Tiger yang sedang dalam proses diubah menjadi motor bergaya retro di toko aksesori Mr Classic yang beralamat di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).
Penulis Alsadad Rudi
|

Jakarta, KOMPAS.com - Modifikasi sepeda motor bergaya retro kini tengah digandrungi. Cukup banyak bengkel-bengkel custom yang melayani ubahan bargaya aliran retro, misalnya scrambler ataupun cafe racer.

Di bengkel custom, pemilik motor biasanya akan ditanyakan model seperti apa yang diinginkan. Model itulah yang nantinya akan dikerjakan oleh modifikator.

Proses modifikasi di bengkel custom biasanya memakan waktu relatif lama. Dari pengakuan para konsumen maupun modifikator yang sudah ditemui Kompas.com, paling cepat tiga minggu hingga satu bulan. Bahkan bisa lebih lama jika bengkel sedang ramai order.

Baca juga : Syarat Jadi Motor Retro, Simak Daftar Ubahan Ini

Salah satu motor modifikasi bergaya retro hasil kreasi toko aksesori Sentral Classic Custom yang beralamat di Jalan Bukit Cinere Raya, Gandul, Depok, Selasa (27/2/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Salah satu motor modifikasi bergaya retro hasil kreasi toko aksesori Sentral Classic Custom yang beralamat di Jalan Bukit Cinere Raya, Gandul, Depok, Selasa (27/2/2018).

Bagi pemilik motor yang tidak mau menunggu lama, ada cara lain selain memesan ke bengkel custom, yakni dengan mengerjakannya sendiri. Modalnya cukup berbelanja aksesori dan komponen custom yang sekarang sudah banyak dijual di pasar.

Saat ini, mulai banyak toko-toko aksesori khusus untuk modifikasi motor retro. Contohnya Central Classic Custom di Jalan Bukit Cinere Raya, Gandul, Depok; ataupun Mr Classic yang beralamat di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Di kedua tempat ini tersedia berbagai aksesori yang dibutuhkan untuk modifikasi motor retro, dari mulai batok lampu, sepatbor depan, knalpot, tangki, jok, buntut, hingga rangka belakang.

Ada aksesori yang sudah dicat, namun ada pula yang belum. Aksesori yang belum dicat ditujukan bagi pembeli yang ingin menentukan sendiri warna motornya kelak.

Baca juga : Akali Modif Motor Retro Lebih Hemat Biaya

Deretan aksesori motor bergaya retro yang dipajang dan dijual di toko aksesori Mr Classic yang beralamat di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Deretan aksesori motor bergaya retro yang dipajang dan dijual di toko aksesori Mr Classic yang beralamat di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).

Khusus di Mr Classic, konsepnya seperti minimarket. Barang-barang yang dijual dipajang di etalase terbuka. Sehingga calon pembeli bisa bebas memilih sendiri barang yang diinginkannya. Untuk kemudian nantinya dibayar di kasir. Masing-masing barang sudah ditempeli stiker harga yang memiliki barcode. Sehingga tidak ada proses tawar menawar.

Baca juga : Suzuki Thunder, Solusi Motor Retro dengan Biaya Murah

Penanggung jawab toko Mr Classic, Jeremia Manafe mengatakan, bengkelnya juga menerima jasa pemasangan. Namun hanya khusus untuk pembeli aksesori dalam jumlah besar bagi konsumen yang ingin melakukan ubahan total. Di toko Mr Classic memang terdapat ruangan khusus seperti bengkel yang digunakan untuk proses pemasangan aksesori.

"Kalau untuk pembeli satuan kita tidak melayani pemasangan," ujar Jeremia saat ditemui Kompas.com, Senin (26/2/2018).

Deretan aksesori motor bergaya retro yang dipajang dan dijual di toko aksesori Mr Classic yang beralamat di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Deretan aksesori motor bergaya retro yang dipajang dan dijual di toko aksesori Mr Classic yang beralamat di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).

Namun demikian, Jeremia mengatakan proses pemasangan aksesori tidaklah sulit. Bagi mereka yang punya keahlian dalam dunia perbengkelan, proses pemasangan aksesori akan relatif mudah. Sedangkan bagi yang tidak, bisa membawa aksesori ke bengkel umum.

Baca juga : Biar Tak Salah Aliran, Ini Bedanya Scrambler dan Cafe Racer

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X