Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Biar Tak Salah Aliran, Ini Bedanya Scrambler dan Cafe Racer

Kompas.com - 20/02/2018, 09:42 WIB
Alsadad Rudi,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

Depok, KOMPAS.com - Modifikasi sepeda motor bergaya retro bisa dibilang tengah naik daun saat ini. Cukup banyak pemilik motor jenis sport naked masa kini yang mengubah tunggangannya menjadi motor sport tempo dulu.

Modifikasi bergaya retro memiliki banyak aliran, di antaranya adalah scrambler dan cafe racer. Sepintas untuk ukuran orang awam, cukup sulit membedakan kedua jenis motor tersebut. Berbeda halnya dengan chooper yang secara fisik dapat dikenali dari model setangnya yang tinggi.

Meski terkesan mirip, ada perbedaan diantara scrambler dan caferacer. Hal itu diungkapkan Maiyudi, modifikator sekaligus pemilik bengkel custom Clacustique yang ada di Tanah Baru, Depok.

Baca juga : Buang Jenuh Tampilan Tiger dengan Gaya Scrambler

Menurut pria yang akrab disapa Negro ini, hal pertama yang membedakan scrambler dan cafe racer adalah setang. Negro mengatakan cafe racer menggunakan setang underyoke atau di bawah segitiga (fork). Sedangkan scrambler menggunakan setang model biasa seperti motor sport pada umumnya.

Bila menilik ke belakang, modifikasi cafe racer memang mengacu ke motor balap zaman dulu. Sehingga model setangnya juga menggunakan setang motor balap yang mengharuskan pengemudi berkendara dalam posisi membungkuk.

Baca juga : Gaya Cafe Racer Royal Enfield, Buntut Peluru

"Kalau di setang caferacer gaya-gaya nunduk seperti motor balap. Ubahan yang benar-benar caferacer biasanya di belakang ada hornet (buntut tawon)," ujar Negro saat ditemui Kompas.com di bengkelnya di Tanah Baru, Depok, Senin (19/2/2018).

Perbedaan selanjutnya, lanjut Negro, terletak di ban. Scrambler adalah motor yang bisa dipakai on-road dan off-road. Sehingga ban yang digunakan menggunakan jenis dual purpose.

"Kalau caferacer ban tidak perlu dual purpose. Bisa ban classic atau ban sport. Tapi kalau scrambler, ban minimal yang dual purpose. Pakem minimal," kata Negro.

Baca juga : Mempertebal Sisi Liar Scrambler Ducati

Seiring waktu, Negro menyebut pakem yang ada pada scrambler dan cafe racer tidak sepenuhnya diterapkan. Karena modifikasi juga menyesuaikan dengan permintaan dari pemilik motor. Sehingga model yang diterapkan juga kombinasi dari beberapa aliran.

Contohnya cafe racer. Negro menyebut cafe racer yang saat ini banyak dipakai bukan lagi cafe racer murni. Tapi cafe racer bergaya brat style. Sehingga bagian belakang tak lagi menggunakan model buntut tawon.

Demikian pula dengan scrambler. Menurut Negro, pakem dari motor scrambler seharusnya menggunakan posisi knalpot tinggi layaknya motor trail. Namun banyak pemilik yang merasa kurang nyaman. Sehingga posisi knalpot tetap dibiarkan seperti motor pada umumnya.

Baca juga : Cafe Racer dari BMW

"Yang ini kombinasi sama yang ini. Sesuai permintaan saja. Jadi bukan benar-benar asli scrambler atau asli cafe racer," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

One Way Arus Balik Lebaran 2025 Hari Ini 3 April, Catat Jadwal dan Lokasinya

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Otomotif

Cara Berkendara Mobil Matik yang Bikin Irit BBM

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

100 Link Twibbon Idul Fitri 2025 untuk Sambut Lebaran via Media Sosial

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

150 Ucapan Idul Fitri 2025 dan Gambar Selamat Lebaran 1446 H buat Dikirim ke Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Tekno

70 Link Download Twibbon Idul Fitri 1446 H Keren untuk Dibagikan ke Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Shalat Ied Bareng Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Semoga Saya Istiqomah

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Global

Beli Perhiasan Emas 15 Kg Tunai, Wanita Ini Tuai Kritik di Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Israel Rebut Rafah di "Zona Keamanan" Baru Gaza, Ratusan Ribu Warga Cari Perlindungan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau