Peminat Ninja 150 Cc Menurun, tetapi Komunitasnya Berkembang

Kompas.com - 09/12/2017, 12:32 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif — Sejumlah pedagang motor bekas mengatakan bahwa beberapa bulan lalu banyak yang ingin membeli motor motor Ninja 150 cc. Namun saat ini, tren peminat motor pabrikan Kawasaki ini tengah mengalami penurunan. 

Akan tetapi, kondisi sebaliknya justru terjadi pada komunitas motor 2-tak tersebut. Seperti yang dialami Ninja Owners Club (NOC). M Findy Iswahyudi selaku Humas 1 di komunitas tersebut mengatakan, dari seluruh NOC yang tersebar di sejumlah daerah, dalam satu bulan pasti ada anggota baru yang mendaftarkan diri untuk bergabung.

"Tiap bulan kurang lebih 3-5 anggota yang masuk. Itu untuk semua daerah, ya," kata pria yang akrab disapa Afin ini saat dihubungi KompasOtomotif, Sabtu (9/12/2017).

Baca juga: Nasib Ninja 2-Tak Belum Semanis RX King

Masih banyaknya peminat Ninja 150 cc ini tidak hanya ditunjukkan dengan adanya anggota komunitas baru. Menurut Afin, Komunitas NOC juga terus berkembang dari waktu ke waktu. Belum lama ini, sejumlah komunitas NOC diresmikan di beberapa daerah.

Kawasaki Ninja 150RR 2-tak akan pensiun Juli 2015.KMI Kawasaki Ninja 150RR 2-tak akan pensiun Juli 2015.

Oleh karena itu, menurut dia, adanya tren penurunan minat pembeli motor bekas untuk kelas Ninja 150 Cc ini tidak berpengaruh terhadap perkembangan komunitas-komunitas yang ada. Adapun hingga saat ini ada ratusan member NOC pengguna Ninja 150 Cc.

"Kalau untuk perkembangan di Noc sendiri alhamdulillah bertambah terus. Dari member Noc sendiri selalu bertambah dan dari peresmian region NOC pun masih bertambah," kata Afin.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Umum Jakarta Kawasaki Ninja (JKN), Iid Faizal Rosib. Menurut pria yang akrab disapa Iid ini, dalam satu bulan ada anggota baru. Meskipun jumlahnya tidak banyak.

Baca juga : Nasib Ninja 150 Tak Seperti RX King, Ini Kata Kawasaki

"Untuk anggota sebulan biasanya 1 orang anggota baru. Kami jarang juga recruitmen karena rata-rata anggota kami pekerja," kata Iid.

Hingga saat ini, lanjut Iid, jumlah anggota JKN sekitar 50 orang. Meskipun tak terlalu besar jumlahnya, namun kegiatan kumpul-kumpul bersama para anggota atau yang diistilahkan dengan "kopi darat" masih rutin dilakukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.