Kompas.com - 03/12/2017, 09:01 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif — Sudah dua tahun lebih Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menghentikan produksi Ninja 150 cc. Seiring dengan itu, minat masyarakat terhadap motor sport 2-tak ini tak begitu tinggi. Harganya pun mengalami penurunan meski tak terlalu signifikan.

Jika dibandingkan dengan produk Yamaha RX KingNinja 150 cc bisa dikatakan kalah bersaing. Sebab, hingga saat ini peminat RX King masih banyak. Harga jualnya pun cukup tinggi, sedangkan pedagang cukup kesulitan mendapatkan unitnya.

"Susah cari barangnya. Kalau yang cari sih ada saja. Tapi harganya tinggi. Soalnya harganya gelap (tidak pasaran), tergantung peminatnya," kata salah seorang pegawai diler motor bekas "Condet Motor" yang enggan disebutkan namanya, Kamis (30/11/2017).

Baca juga: Harga RX-King Bekas Tembus Rp 20 Juta

Ia menuturkan, salah satu koleganya masih memiliki satu unit motor RX King keluaran tahun 2005. Sekali waktu, ada seseorang yang datang dan menawar motor tersebut dengan harga yang cukup tinggi, yakni sekitar Rp 16 juta.

Kawasaki Ninja 150 series yang kini tak lagi diproduksi.KMI Kawasaki Ninja 150 series yang kini tak lagi diproduksi.
Kembali membahas Ninja 150 cc, menurut beberapa diler motor bekas, peminat motor tersebut tengah mengalami penurunan. Seperti yang terjadi di diler Condet Motor. Sudah sekitar dua minggu satu unit KRR keluaran tahun 2014 yang dijualnya tak dilirik calon pembeli. Beberapa bulan lalu, diler tersebut masih bisa menjual 2-3 unit dalam kurun waktu satu minggu.

Menelisik sedikit lebih jauh, Ninja 150 cc lebih unggul di beberapa aspek. Misalnya, kapasitas mesin lebih besar dari pada RX King yang hanya 135 cc. Selain itu, pada kawasaki Ninja 150 cc disematkan teknologi super KIPS. Teknologi ini tidak ada di RX King. Namun, soal peminat, saat ini RX king lebih unggul.

Lina, pegawai diler Mandala Motor yang berlokasi di Pondok Bambu, Jakarta Timur, mengatakan, ada beberapa orang yang datang menawarkan Ninja 150 cc, baik tipe R atau RR. Namun, pihaknya tak berani membeli motor tersebut lantaran saat ini kurang diminati. Oleh karena itu, tawaran itu pun tak diambil.

"Enggak kami ambil. Sekarang ini mending matik, lebih cepat jualnya. Ninja lagi enggak laku" kata Lina.

Baca juga : Kawasaki Ninja Lagi-lagi Melibas CBR250RR dan R25

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.