Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 10/07/2017, 08:22 WIB
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Daya tarik Indonesia rupanya masih kuat bagi para produsen mobil. Setelah Wuling, kini PT Sokonindo Automobil pemegang merek DFSK yang merupakan produsen asal China ikut meramaikan pasar mobil Tanah Air.

Tidak seperti Wuling, sebagai langkah awal Sokon memilih memasarkan kendaraan niaga dengan jenis pikap bernama Super Cab. Bahkan untuk menyuguhkan sajian berbeda, Sokon langung meluncurkannya dalam dua pilihan mesin, yakni 1.500 bensin dan 1.300 turbo diesel.

Baca : Usai Pikap, Sokon Siapkan Model SUV

Meski menarik, namun apa kelebihan Sokon untuk bersaing di segmen pikap. Mengingat, secara mesin Super Cab 1.5L Sokon akan bersaing dengan beberapa kompetitor, seperti Suzuki Mega Carry dan Daihatsu Gran Max.

Menjawab hal ini, Du Xian Jun, Marketing General Manager PT Sokonindo Automobile, menjelaskan produknya punya beberapa keunggulan untuk bersaing dengan kompetitornya.

"Harga kami lebih rendah dari pikap yang sudah ada. Super Cab juga unggul di kabin dan mesin," kata Du Xian menjawab pertannyaan wartawan di Jakarta Fair Kemayoran, Sabtu (8/7/2017).

Secara dimensi, Super Cab memiliki panjang 4.280 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.890 mm dan sumbu roda 2.750. Sedangkan ruang kargonya memiliki panjang 2,5 meter yang diklaim dapat mengangkut banyak barang bawaan.

Sokonindo Super Cab Sokonindo Super Cab

Dibandingkan dengan Grand Max yang memiliki panjang hanya 4.195 mm, lebar 1.665 mm, dan tinggi 1.850 mm, Super Cab lebih unggul. Begitu juga dengan Suzuki Carry pikap maupun Suzuki Mega Carry, Dimensi Sokon Super Cab lebih luas.

Baca : Sokon "Pede" Bisa Laris di Indonesia

Untuk kedua mesin yang di tawarkan Sokon memiliki tenaga yang berbeda. Mesin 1.5L mampu menawarkan tenaga 75 PS dan torsi 140 Nm dengan daya angkut 1.270 kg. Sementara mesin 1.3L turbodiesel memiliki tenaga 55 PS, torsi 190 Nm, dan kemampuan angkut yang lebih besar dari varian bensin, yakni 1.450 kg.

Mesin diesel 1.3L pikap Sokon import dari Italia. Mesin diesel 1.3L pikap Sokon import dari Italia.

Mesin diesel Sokon diimpor dari Italia, merupakan mesin buatan Fiat. Secara standarisasi, mesin ini pun sudah mengikuti standar Euro IV namun dibuat khusus untuk menyesuaikan penggunaan pasar Indonesia.

"Mesin bensin kami sudah standar Euro V dan yang diesel Euro IV. Hal ini juga menjadi salah satu nilai lebih yang kami tawarkan untuk konsumen karena cukup ramah lingkungan," ucap Du Xian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke