Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/07/2017, 14:27 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

New Delhi, KompasOtomotif – Diluncurkan tahun lalu di EICMA, Milan, Husqvarna Vitpilen 401 dan Svartpilen 401 jelas diciptakan untuk mempertegas arah penetrasi ke seluruh dunia.

Duet sepeda motor bergenre sport unik itu pun makin tampak mendekat ke Asia, setelah merek asal Swedia tersebut memutuskan bakal memproduksinya di India.

Inilah keuntungan melakukan merger, dan KTM sebagai pemilik merek Husqvarna sudah berkolaborasi dengan Bajaj Auto yang memiliki saham merek tersebut 52,01 persen.

Sebagai bagian dari strategi global Husqvarna agar menjadi merek mainstream, produksi Vitpilen 401 dan Svartpilen 401 akan ditransfer ke fasilitas pabrik Bajaj di Chakan, India, 2018 mendatang.

Langkah ini akan segera terealisasi setelah perusahaan memulai produksi awal duet motor sport itu di pabrik KTM yang terletak di Mattighofen, Austria, akhir tahun ini.

Strategi ini sebelumnya sudah disetujui baik dari CEO KTM Stefan Pierer dan Managing Director Bajaj Auto, Rajiv Bajaj. Misinya, menambah skala ekonomi merek Husqvarna yang sudah kuat di segmen trail enduro dan motocross.

Vitpilen and Svartpilen akan berbagi mesin yang asma, 373 cc silinder tunggal, juga dipakai untuk KTM Duke/ RC 390. Mesin ini sanggup mengeluarkan tenaga 43 tk dan torsi puncak 37 Nm.

Sasis juga akan diambil dari Duke 390, namun dibalut dengan bodywork berbeda. Vitpilen menganut ”paham” cafe racer, sementara Svartpilen bergaya scrambler.

Bajaj sangat berambisi menaikkan penjualan Husqvarna dari level yang saat ini sudah baik, berkaca pada penjualan KTM di India dan Indonesia.

Pabrik di Chakan sudah memproduksi 100.000 sepeda motor per tahun, dan angka itu akan berlipat ganda setelah mulai merakit Husqvarna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.