“GSX Effect” Kerek Penjualan Suzuki Indonesia

Kompas.com - 31/05/2017, 07:22 WIB
Suzuki GSX-R 150 resmi jadi motor balap di Suzuki Asian Challenge 2017 Suzuki Indomobil Sales (SIS) Suzuki GSX-R 150 resmi jadi motor balap di Suzuki Asian Challenge 2017
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomtoif – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) roda dua, mengalami lonjakan signifikan pada April 2017, di mana pertumbuhannya mencapai 220,73 persen, menjadi 5.879 unit dibanding bulan yang sama tahun lalu.

Mengacu pada data Distribusi Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), ini merupakan kenaikan kedua setelah bulan Maret 2017, yang tumbuh 69,12 persen atau dipasok sebanyak 8.600 unit. Namun memang, secara total Januari-April 2017 masih belum lebih banyak dari tahun lalu, atau turun 1,37 persen.

Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan, kalau pencapaian ini salah satunya karena sumbangsih dari sport 150cc terbarunya GSX Series. Bahkan, “GSX Effect” juga membuat citra merek naik, dan berimbas pada penjualan model lainnya.

“Benar, itu karena produksi dan demand penjualan GSX Series tetap terjaga tinggi dengan baik. Selain itu, kami juga sudah mulai memasarkan model bebek Smash lagi, jadi jumlah pasokannya ke diler bertambah,” ujar Yohan kepada KompasOtomotif, Selasa (30/5/2017).

“Lebih dari itu, pasokan Address juga bertambah, karena efek positif GSX yang bisa membangun citra positif dan kepercayaan konsumen Suzuki di Indonesia,” kata Yohan.

Kontribusi GSX 150 Series pada April 2017 mencapai 49,38 perser, kemudian penyumbang kedua terbesar yaitu Satria Injeksi di angka 29,89 persen, dan ketiga adalah skutik Suzuki Address sebanyak 11,23 persen.

Suzuki

2016

2017

Jan

5,587

3,511

Feb

11,721

5,904

Mar

5,085

8,600

Apr

1,833

5,879

Total

24,226

23,894



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X