Analisis Desainer Daihatsu tentang "Taste" Konsumen Indonesia

Kompas.com - 13/04/2017, 18:02 WIB
Chief Designer PT Astra Daihatsu Motor, Mark Widjaja, di depan Astra-Daihatsu New Ayla. KompasOtomotif-Donny AprilianandaChief Designer PT Astra Daihatsu Motor, Mark Widjaja, di depan Astra-Daihatsu New Ayla.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Coba amati, di jalanan, banyak pemilik mobil yang berusaha membuat penampilan mobilnya menjauh dari pakem desain asli. Penggunaan stiker paling banyak, dipakai untuk menutup aksen pada gril, atau sekadar membuat headlamp jadi lebih sipit.

Langkah paling ekstrem, tak jarang juga yang menambahkan body kit agar terkesan lebih sporty. Meski sebenarnya, langkah ini paling tidak disarankan karena sudah pasti menghilangkan garansi jika terjadi sesuatu yang tak beres akibat langkah modifikasi.

Kebiasaan-kebiasaan itulah yang coba dibaca tim desainer PT Astra Daihatsu Motor (ADM), untuk mewujudkannya dalam sebuah produk. Dalam hal ini, Chief Designer ADM Mark Widjaja ingin mengejawantahkan hasil analisis umum itu pada tampang facelift New Ayla.

Dikatakannya bahwa orientasi terhadap mobil cantik itu sudah berbeda antara zaman dulu dan sekarang. Jika zaman dulu Porsche 356, Jaguar E-type lawas, atau VW Beetle menjadi acuan desainer sebagai mobil cantik, hari ini Mark melihatnya sudah berbeda, masuk ke generasi Y dan Z.

"Kalau generasi X, mereka ingin mobil off-road, ya beli mobil bekas, murah terus dibangun, dan ini menyenangkan. Kalau generasi Y dan Z, mereka melihat gadget pada mobil. Kami, tim desainer, tentu tak ingin sepenuhnya mengikuti. Kalau memang mau begitu, serahkan saja desain pada tim IT atau marketing," kata Mark, (7/4/2017).

Selera tampang

Dirinya mengaku ingin menggabungkan kebiasaan orang generasi X dan Y-Z. Misalnya, pada "kasus" New Ayla, ditambahkannya fitur LED, DRL, audio dengan layar sentuh, sampai jok semi-bucket agar tampak modern.

Secara tampang, Mark berusaha mengikuti kebiasaan orang-orang memodifikasi mobilnya. Misalnya, lampu dibuat lebih sipit.

"Kenapa lampu lebih sipit? Saya lihat orang pasang stiker pada headlamp. Kalau disipitin juga gak mungkin, karena ada lampu sein dengan ketentuan sebesar itu. Jadi, gimana caranya? Kami cat semua warna hitam, disisipkan krom, dan hasil akhirnya tampak sipit," ujar Mark.

Pada New Ayla tipe tertentu, tim desainer juga menambahkan body kit, bahkan pada model dasar, Mark mengklaim tak akan membuat penggunanya malu.

"Kalau kemarin (model lama) Ayla dibuat basic, sekarang dibagi dua (standar dan sudah ada body kit). Daripada capek modif, belilah yang ini. Sudah pasti garansi karena desainer sudah memikirkan durability-nya," ucap Mark.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X