Uji Tabrak buat Introspeksi Produsen di Indonesia

Kompas.com - 04/12/2016, 10:01 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif - Saat ini belum ada lembaga ataupun fasilitas resmi di Indonesia, yang bertugas menguji kemampuan mobil menyelamatkan penumpang lewat uji tabrak. Padahal, selain sangat penting sebagai acuan konsumen membeli kendaraan, hasil uji tabrak juga diperlukan produsen agar bisa mengintrospeksi diri.

Bulan lalu, Guru Besar Transportasi Universitas Tarumanegara Leksmono Suyo Putranto mengatakan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah merekomendasikan fasilitas uji tabrak agar tersedia ke pemerintah. Namun sampai saat ini belum ada realisasinya.

Salah satu cara yang disebutkan biar kejadian, para Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) bisa saja diwajibkan mendirikan laboratorium sendiri yang memiliki fasilitas uji tabrak di dalam negeri. Fasilitas ini nantinya diawasi langsung oleh pemerintah.

Pandangan yang mendukung, Indonesia adalah pasar terbesar di Asia Tenggara. Lebih dari 1 juta mobil terjual di Tanah Air, angka ini lebih besar dari Malaysia yang jadi sentral New Car Assesment Program for South East Asia (ASEAN NCAP).

Uji tabrak di luar

Buat mengetes kemampuan mobil yang dikembangkan di Indonesia dalam kronologi tabrakan selama ini dilakukan di luar negeri. Cara itu salah satunya dilakukan oleh Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai ATPM satu-satunya yang punya fasilitas research and development lengkap di Indonesia.

Executive Coordinator Techincal Service Division Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi, menjelaskan, perusahaan belum punya fasilitas uji tabrak. Sebab itu buat mengetahui kemampuannya, prototipe mobil dari Indonesia dikirim ke Jepang.

“Uji tabrak itu sangat penting, pastinya buat produsen karena kami juga mau memastikan penggunaan produk kami itu aman dan nyaman. Uji tabrak itu adalah salah satu cara untuk memastikan produk kami memenuhi unsur-unsur yang menjadi syarat,” kata Anjar, Jumat (2/12/2016). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.