Soal Hybrid, Pemerintah Disarankan Tiru Jepang

Kompas.com - 19/09/2016, 13:34 WIB
Generasi terbaru Prius sudah diperkenalkan pada 2015. www.greencarreports.comGenerasi terbaru Prius sudah diperkenalkan pada 2015.
|
EditorAgung Kurniawan


Semarang, KompasOtomotif - Pemerintah Indonesia disarankan meniru kebijakan Jepang dalam mendorong penggunaan mobil ramah lingkungan, salah satunya mobil hibrida. Di negara sakura, mobil hibrida diberi insentif dari hulu ke hilir.

General Manager area Management PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan, jika serius mendorong produk ramah lingkungan, pemerintah bisa meniru Jepang dalam mengimplementasikan kebijakan. Di Jepang, lanjut dia, diberikan insentif baik dari segi produksi pembuatan mobil hibrida, insentif pajak, hingga diskon bagi warga yang hendak membeli.

"Kalau itu dilakukan di Indonesia, itu sangat berpengaruh pada lingkungan. Kepala daerah juga bisa mendorong terciptanya lingkungan bersih," ujar Jimmi, seusai gathering media di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/9/2016).

Mobil hybrid di Indonesia sudah beroperasi beberapa tahun belakangan, namun produksi masih impor dari negara lain. Beberapa produk mobil hybrid telah digunakan misalnya di Toyota Camry sejak tiga tahun lalu, telah terproduksi sebanyak 400 unit.

"Hybrid meningkatkan kualitas hidup, ada perubahan di bahan bakar," ujar dia. Selain itu, Jimmi juga menilai penting pemerintahan di daerah dalam penciptaan kawasan ramah lingkungan. "Pendapatan dari sektor otomotif di daerah kan bisa 50-60 persen. Jadi daerah juga perlu didorong," imbuhnya lagi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X