Yamaha Tak Bikin Mudik Bareng Tahun Ini, Ada Apa?

Kompas.com - 01/07/2016, 15:24 WIB
Suasana pemberangkatan mudik bareng Yamaha 2014. Yamaha IndonesiaSuasana pemberangkatan mudik bareng Yamaha 2014.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Bertahun-tahun menjadi ajang rutin, tiba-tiba PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) absen menyelenggarakan mudik bareng tahun ini. Ribuan peminat pun harus gigit jari dan harus kembali memacu sepeda motornya untuk pulang kampung. Ada apa?

KompasOtomotif mengonfirmasi langsung dari Asisten GM Pemasaran YIMM Mohammad Masykur, (1/7/2016). Dirinya membenarkan bahwa kegiatan ini tak diadakan tahun ini berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Yamaha dan diler utama sebagai pelaksana.

”Kami evaluasi, efektivitasnya agak kurang. Peserta atau peminatnya juga turun. Mungkin karena banyak perusahaan lain yang mengadakan mudik bareng,” kata Masykur.

Namun setelah KompasOtomotif menyinggung soal korelasi ditiadakannya mudik bareng dengan penjualan yang terus menurun, Masykur juga tak menampik.

”(Penjualan yang turun) itu juga menjadi salah satu penyebabnya. Kami masih bisa mengalokasikan dana untuk keperluan yang lain,” ucap Masykur.

Dirinya menegaskan bahwa ini bukan keputusan yang serba dadakan. Hasil evaluasi sudah ditentukan sejak sebelum bulan Ramadhan dimulai, bersama dengan Yamaha DDS Jakarta sebagai pelaksana.

Memang, untuk menggeber acara ini, tak sedikit dana yang dibutuhkan. Tahun lalu saja, YIMM memberangkatkan 1.250 pemudik, di mana masing-masing peserta cukup membayar Rp 50.000.

Motor diangkut menggunakan truk, sementara pemudik disewakan bus eksekutif plus berbagai fasilitas seperti snack hingga suvenir.

Kendati tahun ini Yamaha tak menggulirkan mudik bareng, namun Masykur mengatakan bahwa belum tentu tahun depan kembali absen. Semua masih dalam tahap evaluasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.