Peluang Ekspor Sepeda Motor Masih Besar

Kompas.com - 20/06/2016, 08:02 WIB
Honda BeAT menjadi sepeda motor jenis skutik paling laku di dunia. AHMHonda BeAT menjadi sepeda motor jenis skutik paling laku di dunia.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif  - Lima bulan pertama tahun ini, ekspor sepeda motor yang diproduksi di Indonesia mengalami peningkatan cukup tajam. Data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) mencatat ada kenaikan 77,25 persen dibanding periode yang sama tahun 2015.

Gunadi Sindhuwinata, Ketua Umum AISI membenarkan pernyataan tersebut, pasalnya tren penggunaan sepeda motor bermesin kecil di wilayah Eropa dan sekitarnya mengalami perkembangan positif. Ini lantaran pola pikir rasional mereka yang tumbuh, terkait efisiensi moda transportasi untuk tujuan-tujuan dekat.

“Jadi tren ini memunculkan sebuah peluang yang sangat  baik di tahun 2016. Ini juga merupakan tantangan bagi para produsen sepeda motor yang ada di Indonesia. Saya yakin tren ini akan semakin meningkat, dan semakin terbuka lebar kesempatannya,” ujar Gunadi kepada KompasOtomotif, Minggu (19/6/2016).

Gunadi melanjutkan, para Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) di Indonesia, mesti jeli melihat kesempatan ini, Mereka seharusnya secara aktif bahkan agresif, mulai melakukan penetrasi-penetrasi produknya ke wilayah-wilayah tersebut.

“Ini bukan lantaran daya beli mereka yang menurun, namun hanya sebuah kesadaran mereka akan efisiensi penggunaan sepeda motor untuk aktivitas jarak pendek. Jadi mereka tidak harus menggunakan mobil dan sepeda motor berkubikasi besar, yang nota bene kurang efisien,” ujar Gunadi.

Gunadi meyakini, kalau tren positif penggunaan sepeda motor dengan kubikasi kecil ini akan terus meningkat. Jika berhasil dimanfaatkan, imbasnya tentu jumlah ekspor sepeda motor Indonesia yang akan tumbuh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X