Kompas.com - 20/05/2016, 08:27 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014, BMW Group Indonesia, sempat memamerkan model i8. Saat itu, sedan sport hibrida BMW tersebut, tidak berstatus dijual atau hanya sekedar dipamerkan kepada masyarakat Tanah Air.

Jodie O’tania, Corporate Communications Departement BMW Group Indonesia, menjelaskan, mobil tersebut mendapatkan respons yang baik dari masyarakat. Namun, tetap saja, sampai sekarang belum bisa dijual secara umum, karena masih banyak hal yang harus dilakukan, terutama infrastruktur, baik secara internal ataupun eksternal.

“Karena kendaraan ini tidak semudah model lain, kita butuh menjelaskan kepada konsumen lebih jelas mengenai produk ini. Karena teknologinya sangat tinggi, jadi kita perlahan membangun kesadaran masyarakat dulu,” ujar Jodie di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/5/2016).

BMW i8 itu sendiri, lanjut Jodie, jika diibaratkan seperti ekosistem yang harus didukung dengan infrastruktur yang kuat. Sehingga, bicara teknologi, inovasi membutuhkan waktu cukup panjang.

“Jadi kapan kita akan menjualnya, tunggu saja tanggal mainnya. Karena bukan infrastruktur saja, tetapi kita juga membutuhkan peraturan yang jelas mengenai kendaraan hibrida atau listrik. Kita juga butuh tenaga ahli, karena menangani mobil seperti ini tidak bisa sembarang orang,” ujar Jodie.

BMW i8 itu sendiri merupakan mobil sport dua pintu dengan konfigurasi kursi 2+2. i8  tampil perdana kehadapan publik di film Mission Impossible: Ghost Protocol dan dikendarai oleh Tom Cruise. Mengusung mesin bensin turbo tiga silinder berkapasitas 1,5 liter, dengan daya mencapai 231 tk, plus motor listrik yang bisa menyemburkan daya 131 tk.

Total perpaduan kedua sumber tenaga ini mencapai 362 tk. Kecepatan puncak 250 kpj yang dibatasi secara elektrik, dan efisiensi bahan bakar diklaim 47,6 kpl.

Jika dijual di Indonesia belum diketahui berapa harga jualnya. Namun, sebagai perbandingan, sedan sport plug-in hybrid ini dijual di daratan Eropa dengan banderol 135.700 dollar AS atau setara Rp 1,59 miliar. Ada aneka biaya tambahan  termasuk termasuk pajak-mencapai 100.000 dollar AS. Jadi, total biaya yang harus dikeluarkan konsumen mencapai angka Rp 2,76 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.