Naik Yamaha Xabre Terasa "Pede" Mirip Supermoto

Kompas.com - 02/02/2016, 17:15 WIB
KompasOtomotif merasakan aura supermoto yang kental di atas Yamaha Xabre. istimewaKompasOtomotif merasakan aura supermoto yang kental di atas Yamaha Xabre.
|
EditorAgung Kurniawan

Bogor, KompasOtomotif – Yamaha Xabre sukses mencuri perhatian belakangan ini. Tak hanya karena tampangnya yang radikal, tetapi juga performa mumpuni yang dijanjikan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pada tarikan awal.

Namun perlu diingat, sepeda motor ini dilahirkan dengan ”takdir” berbeda. Sebelum merasakan kemampuannya, KompasOtomotif benar-benar penasaran dengan rasa duduk di atas joknya. Sekilas, Xabre akan memberikan rasa yang berbeda dibandingkan model sport lain.

Benar saja, saat mengintimi ”si pedang cahaya” (makna harafiah Xabre) di Karting International Circuit, Sentul, Bogor, (1/2/2016), KompasOtomotif merasa duduk di atas supermoto. YIMM menyebutnya sebagai gaya extreme fun 3D riding. Tinggi, menambah percaya diri, dan menjanjikan pergerakan yang lincah.

Jarak jok dengan tanah 80,5 cm, sukses membuat kaki KompasOtomotif dengan tinggi 172 cm tidak menapak sempurna, tapi tidak terlalu jinjit. Setang lebar, dan terasa dekat dengan badan, karena tangki juga pendek.

Kalau ingin lebih rendah, YIMM menjual aksesori lowering kit yang bisa dipasang pada suspensi belakang. Peranti ini menjadi aksesori resmi, dijual di berbagai diler Yamaha.

Tengok sedikit ke belakang, jok penumpang belakang pendek, juga tinggi, tidak ada pegangan (behel). ”Kalau mau dibonceng ya memang harus meluk, karena konsepnya memang demikian,” kata Mohammad Masykur, Asisten GM Pemasaran YIMM.

Berjalan pelan dan ”wow”, posisi duduknya cukup nyaman, tidak terlalu membungkuk, justru mirip naik sepeda motor trail. Pijakan kaki diletakkan agak ke belakang, sangat terasa sporty. Posisi duduk ini membuat penunggang bisa mengeksplor ban belakang untuk bergerak lebih ekstrem.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski setang sedikit panjang, namun sudut belok 39 derajat tetap membuat pengendara percaya diri kalau mau menekuk kemudi lebih dalam pada kecepatan rendah. Kesan awal ini cukup impresif, dan KompasOtomotif akan membahas kemampuan sepeda motor ini dalam artikel lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.