Kompas.com - 20/09/2015, 08:29 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Banten, KompasOtomotif - Meski kondisi perekonomian Indonesia sedang melemah ditambah nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus berlangsung, PT Shell Indonesia masih sanggup mempertahankan banderol pelumasnya. Terhitung sejak awal 2015 hingga pertengahan tahun ini, Shell Lubricants sama sekali belum mengerek harga.

Edward Satrio, Shell Helix & Advance Brand Manager PT Shell Indonesia, menjelaskan, harga dari awal tahun hingga saat ini masih sama meski dollar AS terus merangkak naik. Dipastikan hingga akhir 2015 ini, tidak akan ada kenaikan harga jual, karena bukan hanya dollar yang menjadi patokannya, tapi banyak faktor lain yang masih bisa dipertahankan, mungkin salah satunya akibat terkompensasi harga minyak mentah dunia yang terus menurun.

"Kita masih bertahan, sampai akhir tahun ini kami usahakan untuk tetap mempertahankan harga," ucap Edward kepada KompasOtomotif di Lapangan Parkir Utara Mall Alam Sutra, Tangerang Selatan, Sabtu (19/9/2015).

Penjualan

Edward melanjutkan, kondisi perekonomian Indonesia memang sedang mengalami perlambatan, tapi penjualan oli Shell di Indonesia sejak awal tahun hingga Agustus 2015 lalu mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama. Tapi Edward enggan menyenutkan angka kenaikannya.

"Penjualan kita masih tumbuh jika dibandingkan tahun lalu. Berapa angka ya tidak bisa diungkapkan, yang jelas masih berada di dua digit. Sampai akhir tahun mendatang kami tetap optimis penjualan oli akan terus tumbuh," kata Edward.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.