Ban Balap di Masa Depan tak Perlu Diganti

Kompas.com - 30/05/2014, 15:40 WIB
Mobil pemenang Dunlop Art Car Competition, 2012, Egidijus Gužauskas dari Lithuania, Dunlop RubberMobil pemenang Dunlop Art Car Competition, 2012, Egidijus Gužauskas dari Lithuania,
|
EditorAris F. Harvenda
Birmingham, KompasOtomotif - Sebagai satu-satunya komponen yang berhubungan langsung dengan lintasan, ban menjadi salah satu unsur penting di arena balapan. Masalahnya, setelah lama digunakan, gesekan karet bundar dengan aspal membuat daya cengkram makin berkurang. Sebab itu setiap unit balap selalu butuh penggantian ban segar di pit, supaya performa kembali prima.

Produsen karet ban global, Dunlop, mengungkapkan, ban di masa depan tak perlu menghadapi kendala tersebut. Ban akan mendapatkan keuntungan dari teknologi yang bisa bersinergi dengan kebutuhan pebalap dan kondisi trek. Laporan penelitian Dunlop Future Race Car Challenge, menjelaskan, kombinasi polymer gels dan material elektronik diprediksi bisa membuat bentuk ban beradaptasi sewaktu digunakan.

Jadi, pebalap bisa memakai jenis sleek walau sewaktu-waktu hujan datang. Ban akan membentuk ukiran tapak untuk membuatnya tetap “mengigit”. Lebih dari itu, tim di garis pit tidak perlu lagi mengganti ban, sebab si kulit bundar telah dilengkapi miliaran microspikes yang menyebar dan menyebabkan “regenerasi” tapak.

Apa yang disampaikan sejalan dengan pandangan unit balap di masa depan, yang semakin sedikit menggunakan energi, karena kebanyakan bertenaga listrik. Studi yang telah dilakukan fokus menggambarkan masa depan 125 tahun dari sekarang.

Pada 1888, John Boyd Dunlop, ahli bedah hewan asal Skotlandia sekaligus penemu ban bertekanan udara, mendirikan Dunlop Rubber pada 1889. Sejak saat itu perusahaan yang berdomisili di Inggris itu menjadi salah satu produsen multinasional. Ramalan yang dipaparkan merupakan pandangan soal masa depan ban, namun masih perlu banyak penelitian dan kemajuan teknologi menuju ke sana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X