Fiat Cari Utangan Rp 98,02 Triliun untuk Calplok Total Chrysler

Kompas.com - 30/05/2013, 12:52 WIB
Produksi Fiat di pabrik AS. Produksi Fiat di pabrik AS.
EditorAris F Harvenda

New York, KompasOtomotif - Fiat SpA sedang melakukan negosiasi dengan sejumlah sindikasi perbankan untuk mendapatkan dana 10 miliar dolar AS (Rp 98,02 triliun). Dana itu digunakan untuk mencaplok habis sisa saham Chrysler Group LLC dan melunasi utang-utang kedua perusahaan serta memperbaiki kinerja keuangan.

Sumber internal Fiat yang dilansir Bloomberg kemarin (29/5/2013) mengatakan, Fiat memohon pinjaman ke beberapa sindikasi perbankan, yaitu Bank of America Corporation, Deutsche Bank AG, Goldman Sachs Group Incorporated dan BNP Paribas SA. Target Fiat, mengambil sisa 41,5 persen saham yang milik pensiuman serikat pekerja otomotif (UAW).

Bocor
Lobi Fiat terhadap sindikasi perbankan bocor sejak awal tahun ini. Bos Fiat - Chrysler, Sergio Marchionne memastikan hal itu di Genewa Auto Show, Maret lalu. Namun, tidak dijelaskan nilai dan paket finansial yang diminta.

Marchionne berambisi bisa menguasai semua saham Chrysler pada akhir musim panas ini. Dikabarkan, Fiat sudah mendapat persetujuan verbal dari beberapa bank di atas, namun belum ada MoU kontrak pinjaman.

Dengan memiliki Chrysler secara penuh, Fiat berharap mampu menghadapi persaingan dengan General Motors dan Volkswagen. Saat ini, Fiat baru mengantongi 58,5 persen saham Chrysler sejak 2009 yang terancam bangkrut.

Proses akusisi sisa saham dilakukan dalam dua tahap. Pertama membeli sisa saham yang tersisa dan kedua melunasi hutang-hutang Chrysler. Sisa saham Chrysler bernilai 3,5 miliar dolar AS (Rp 34,3 triliun). Untuk utang kedua perusahaan sampai akhir Maret 2013, mencapai  7,1 miliar dolar AS (Rp 69,6 triliun).

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X