Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Trik Cuci Mobil Sendiri Saat Jasa Car Wash Masih Tutup Usai Liburan

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak sekadar mengecek kembali kondisinya, usai digunakan perjalanan mudik Lebaran, waktunya untuk sedikit memanjakan mobil dengan mencuci.

Hal ini patut dilakukan sebagi bagian dari perawatan mobil, khususnya area bodi, yang mana selama perjalanan banyak terkena ragam debu.

Namun demikian, biasanya usai libur lebaran tempat jas cuci mobil belum banyak yang buka, alhasil pemilik hanrus melakukan mandiri di rumah.

Mencuci mobil sendiri memiliki banyak keuntungan, selain ekonomis, pemilik juga bisa memastikan sendiri kondisi kebersihan mobil yang dicuci.

Namun, mencuci mobil di rumah tak bisa dilakukan sembarangan. Misal, penggunaan sabun yang salah, serta lap dan air yang kotor, bisa merusak lapisan cat pada mobil.

Kepala Bengkel Body & Paint Auto2000 Sunter Yuly Kridiawan mengatakan, hal yang bisa menjadi perhatian saat mau mencuci mobil sendiri di rumah adalah waktunya, jangan saat siang hari.

“Pemilihan waktu cuci bisa pagi atau sore hari karena matahari belum terik, selain itu dilakukan di tempat yang teduh,” ucap Yuly kepada Kompas.com, belum lama ini.

Kemudian, pilih sabun dengan kadar detergen yang rendah dan tak mengandung kimia, seperti sabun colek atau untuk cuci piring. Jika memakai sabun colek atau cuci piring terlalu sering, lapisan cat bisa rusak.

“Lalu, siapkan alat pendukung seperti dua ember, dua spons, sikat nilon, sikat gigi, kanebo, atau plas chamois dan lap microfiber,” kata Yuly.


Isi kedua ember dengan air dan sabun. Wadah pertama untuk bagian bodi dan satu lagi untuk roda dan bagian kolong.

Alasan dua ember dipisah karena roda biasanya lebih banyak kotoran yang kasar, sehingga menghindari lecet pada bagian bodi karena memakai spons yang sama.

Sebelum dibasuh dengan air sabun, biasakan bilas mobil dengan air mengalir. Tujuannya agar bersih dari partikel kecil seperti batu dan debu.

“Lalu, dilanjutkan dengan membasuh dengan sabun menggunakan spons. Jangan biarkan sabun terlalu lama menempel di bodi, segera siram dengan air,” ucapnya.

“Proses pencucian dilakukan bertahap dari sisi ke sisi. Tujuannya agar tidak ada pengendapan kotoran ataupun sabun pada bagian kendaraan,” kata dia.

Setelah pencucian selesai, segera basuh dengan kanebo dan dilanjutkan dengan lap microfiber. Hal itu dilakukan guna menghindari pengendapan air yang mengakibatkan water spot atau yang biasa disebut dengan jamur.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/05/09/143100815/trik-cuci-mobil-sendiri-saat-jasa-car-wash-masih-tutup-usai-liburan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke