Salin Artikel

MPV Jepang Seken Masih Diminati di Tengah Pandemi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlangsung dari April hingga pertengahan Juni 2020, membuat penjualan mobil bekas anjlok.

Sejumlah pedagang harus mencari strategi jitu agar stok mobilnya bisa laku.

Meski demikian, ternyata ada jenis mobil yang masih banyak diminati oleh konsumen dan penjualannya tidak terpengaruh pandemi Covid-19.

Direktur Marketing OLX Indonesia Ichmeralda Rachman mengatakan, dari sebelum pandemi sampai masa pandemi pilihan konsumen pada jenis mobil favorit tidak berubah, yaitu MPV Jepang.

“Masih menjadi nomer satu (MPV Jepang) datanya tidak berubah, tiga ini yang paling banyak diminati Toyota Avanza, Toyota Innova, Daihatsu Xenia,” ujar wanita yang akrab disapa Melda pada sesi virtual Otolive Kompas.com.

Melda menjelaskan, hal ini bisa terjadi lantaran kebanyakan konsumer Indonesia memiliki sifat kekeluargaan atau komunal, sehingga berpengaruh kepada pilihan jenis mobil.  

Meski demikian, Melda mengaku saat awal pandemi sempat terjadi perubahan di mana terjadi penuruan penjualan pada segmen mobil MPV kelas menengah.    

“Pada saat awal-awal (pandemi) semua sektor pasti mengalami penurunan, bahkan MPV kelas menengah sempat menurun dua kali lipat dibandingkan dengan MPV premium seperti Toyota Alphard. Bisa jadi pada saat itu mereka lebih memprioritaskan kebutuhan primer,” ucapnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/07/09/110200515/mpv-jepang-seken-masih-diminati-di-tengah-pandemi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.