Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penjualan Subaru Naik di Awal 2024

Kompas.com - 16/05/2024, 16:01 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Subaru sadar mengincar ceruk market yang tidak besar. Pabrikan asal Jepang tersebut fokus pada rasa berkendara dan menyasar konsumen yang suka menyetir mobil.

Marketing & PR General Manager Subaru Indonesia, Ismail Ashlan, mengatakan, di tengah penurunan penjualan mobil nasional, penjualan Subaru pada tiga bulan pertama alias kuartal 1 2024  justru meningkat.

Baca juga: Subaru Jual Mobil Bekas Test Drive, Harga mulai Rp 460 Juta

"Empat bulan pertama tahun ini kami sangat on track. Kami tidak bisa kasih angka, tapi 25 persen target terpenuhi. Jadi kita cukup senang," kata Ismail di Tangerang, Banten, Kamis (16/5/2024).

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan retail Subaru yaitu dari diler ke konsumen pada Januari-Maret 2024 sebesar 138 unit meningkat dari periode sama 2023 sebesar 116. 

"Kalau year on year kita naik, 34 persen di kuartal 1 2024 dibanding 2023," ujar Ismail.

"(Untuk model terlarisnya) Crosstrek, BRZ, Forester, WRX Wagon, WRX Sedan, Outback. Crosstrek masih menjadi backbone dengan (kenaikan) 47 persen year on year-nya," ujar Ismail.

Baca juga: Wuling Tanggapi Pabrikan Lain yang Ikutan Kasih Garansi Seumur Hidup

Ismail mengatakan, trik Subaru ialah memperkenalkan produknya ke masyarakat luas dengan  cara test drive.  

"Kenapa kita bisa on track? Karena kita kasih pengalaman sebesar-besarnya. Nah, Jepang mewajibkan kita, mobil yang dipakai experience (test drive) itu harus disegarkan," ujar Ismail.

"Maka on track terus, karena kita sudah banyak sekali menyelenggarakan test drive. Walaupun industrinya turun kan ya, year on year," ujarnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau