Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Razia Knalpot Brong, Polisi Sebut Semua Polda Sudah Pakai DB Meter

Kompas.com - 26/03/2024, 14:21 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasubdit Penindakan dan Pelanggaran Korlantas Mabes Polri, Kombes Pol Matrius, mengatakan, sejak awal pihaknya mendukung razia knalpot brong menggunakan cara yang tepat.

Agar razia knalpot brong tepat sasaran polisi menggunakan alat ukur tingkat kebisingan suara alias DB meter saat melakukan penindakan. Sehingga ukuran yang dipakai jelas dan tidak mengira-ngira.

Baca juga: Jalur Pantura Demak-Kudus Sudah Dibuka, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

"Semua anggota Polda kami sudah dibagikan alat tes kebisingan (DB meter)," kata Matrius di acara Demo Day, di Gedung Smesco, Kemenkop UKM, di Jakarta, Senin (25/3/2024).

Matrius mengatakan, di lapangan pihaknya hanya menindak pengendara sepeda motor yang terbukti melanggar menggunakan knalpot brong yang tidak sesuai dengan aturan.

Sehingga pada dasarnya, kalau seseorang menggunakan knalpot aftermarket yang sudah sesuai dengan aturan batas kebisingan tidak akan terkena tilang.

"Kami mendukung agar produk (knalpot) segera di-SNI dan lulus uji tipe sehingga produk itu spesifikasi teknik dan laik jalannya terpenuhi," ujar Matrius.

Selama ini produsen knalpot mengeluh, saat merazia knalpot pengendara motor polisi hanya berpegang pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 56 Tahun 2019 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan.

Baca juga: Mobil dengan Sistem Keyless Bukan Berarti Tak Dibekali Anak Kunci

Padahal knalpot aftermarket yang ada di pasar saat ini sudah ada yang mengikuti tingkat kebisingan maksimal untuk motor kubikasi 80 cc sampai 175 cc sebesar 80 desibel (db), dan untuk motor kubikasi di atas 175cc sebesar 83 db.

Saat melakukan razia polisi berpegang pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Pasal 106 ayat (3) juncto pasal 285 ayat (1).

Di lapangan polisi seakan pukul rata dan tidak tebang pilih. Pokoknya bila pengendara motor tidak memakai knalpot standar pabrik langsung ditilang bahkan disita.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau