Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Motor Listrik Gesits Bakal Pakai Baterai Lokal Buatan IBC

Kompas.com - 01/03/2023, 14:01 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gesits berkomitmen terus meningkatkan lokal konten yang ada. Ke depan, pabrikan motor listrik asli Indonesia itu berencana untuk menggunakan baterai produksi Indonesia Battery Corporation (IBC).

Saat ini baterai IBC masih dikembangkan, namun Gesits memastikan saat waktunya tiba maka Gesits akan mulai memakai baterai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut di Gesits G1 dan Gesits Raya.

Baca juga: Motor WSBK untuk GP Mandalika 2023 Sudah Sampai Lombok

Direktur Utama PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) selaku manufaktur Gesits, Bernardi Djumiril, mengatakan, pemakaian baterai dalam negeri meerupakan salah satu peta jalan bisnis perusahaan.

"Kalau untuk baterai saat ini kita memang salah satu peta jalan kita untuk menaikkan lokalisasi. Jadi yang dipakai saat ini masih impor, saat ini R&D masih terus berjalan dan ini mudah-mudahan kita sudah bisa menggunakan baterai karya anak bangsa dari IBC," kata dia yang ditemui di IIMS 2023.

"Saat ini kita masih pakai baterai yang ada. Di mana untuk R&D masih berjalan, kita harapkan akhir tahun ini kita ada kejutan-kejutan lain," kata dia.

Untuk diketahui, pada akhir 2022, IBC sudah mengambil alih sebagian kepemilikan saham PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi (WIKON) di PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) selaku produsen Gesits.

Kepemilikan saham IBC di WIMA disebut merupakan sinergi yang baik bagi BUMN untuk membangun mata rantai ekosistem motor listrik ke depan.

Baca juga: 20 Tahun Pabrik Honda di Karawang, Sukses Produksi Lebih dari 10 Model

Saat ini Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Gesits mencapai 47 persen atau tepatnya 46,72 persen. Angka itu ditakar bakal melejit saat memakai baterai IBC.

Saat ini Gesits G1 menduduki peringkat ketiga sebagai motor listrik dengan TKDN paling tinggi. Nomor satu ialah Selis E-Max dengan TKDN mencapai 53,69 persen, dan kedua yaitu Volta 401 dengan nilai 47,36 persen.

Baca juga: TNI Sebut Prajurit AL yang Diduga Bunuh Jurnalis di Banjarbaru Tak Keluar Satuan sejak 17 Maret

Kabar yang beredar, tingkat kandungan lokal cukup penting karena berkaitan dengan rencana pemerintah memberikan subsidi motor listrik.

Subsidi hanya diberikan kepada merek motor listrik yang sudah merakit produknya di dalam negeri. Meski begitu belum dijelaskan berapa TKDN minimum buat motor listrik yang bakal mendapatkan subsidi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, 6 Orang Tewas
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau