Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Danger Prediction, Keahlian yang Belum Dikuasai Semua Pengendara Motor

Kompas.com - 28/12/2020, 09:22 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan raya merupakan tempat umum yang dipenuhi oleh bermacam-macam karakter pengendara. Kondisi seperti ini yang membuat jalan raya menjadi berbahaya, kecelakaan bisa terjadi dari mana saja.

Sebenarnya ada satu hal yang dipelajari soal safety riding yang perlu diketahui oleh pengendara motor, yaitu danger prediction atau prediksi bahaya. Kemampuan ini perlu dipahami agar bisa selamat saat berada di jalan raya.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, skill berkendara yang baik itu salah satunya mampu memprediksi bahaya yang akan terjadi di depan jalan yang akan dilalui.

Baca juga: Sudah Paham Beda Rambu Petunjuk Jalan Berwarna Hijau dan Biru?

Danger prediction memang kelihatannya sepele, tapi ternyata penting juga,” ucap Agus kepada Kompas.com, Minggu (27/12/2020).

Danger prediction ini adalah bagaimana cara kita mempelajari kondisi saat berada di situasi tertentu. Perlu berpikir apa saja kemungkinan terburuk jika berada dalam posisi, misalnya jalan berbelok, menghadapi mobil berhenti, dan lainnya.

“Salah satu yang sering terjadi yaitu ketika ada mobil boks di depan kita berhenti, biasanya sepeda motor akan menghindar dan tetap menancap gas. Padahal bisa saja dia berhenti karena ada penyeberang jalan atau kendaraan lain yang mau lewat,” kata Agus.

Baca juga: Kasus Hyundai vs Innova, Terbukti Menghilangkan Nyawa Bisa Dipenjara 12 Tahun

Biasanya pengendara motor belajar otodidak, hanya bisa berkendaranya saja, tapi kurang paham dalam etika berkendara dan prediksi bahaya di jalan raya. Bahkan penggunaan riding gear kadang diabaikan.

Danger prediction bisa dipelajari secara langsung atau lewat buku. Yang terpenting sebagai pengendara ada kemauan untuk belajar,” ucapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau