Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Honda Jazz Bekas Lebih Tinggi dari Toyota Yaris

Kompas.com - 20/02/2020, 07:42 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Di pasar hatchback bekas maupun baru, nama-nama seperti Honda Jazz dan Toyota Yaris telah menjadi pilihan utama sejak satu dekade terakhir. Ada hatchback lain seperti Suzuki Swift, Ford Fiesta, maupun Mazda2, namun Jazz dan Yaris yang masih lebih laku.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga dua, mengatakan, model hatchback seperti Jazz dan Yaris masih banyak diburu. Hal ini membuat unit yang tersedia di showroom mobil bekas biasanya tak akan bertahan lama.

“Dua-duanya masih laku, asal ada barangnya pasti ada yang beli, enggak sampai sebulan sudah laku,” ujarnya kepada Kompas.com (19/2/2020).

Baca juga: Reaksi Honda Setelah SUV Murah Suzuki XL7 Meluncur

Meski begitu, ternyata harga jual Jazz terbilang lebih stabil ketimbang Yaris. Untuk Jazz GE8 lansiran 2008, di situs jual beli online rata-rata dijual sekitar Rp 120 jutaan.

Sementara untuk Yaris di tahun yang sama, dibanderol sekitar Rp 100 jutaan. Sedangkan Swift jadi yang paling rendah, untuk tahun yang sama mobil ini dihargai sekitar Rp 90 jutaan.

Herjanto mengatakan, bahwa Jazz memiliki pangsa pasar yang lebih luas ketimbang rival-rivalnya.

Baca juga: Catat, Ini Syarat dan Ketentuan Bikin Smart SIM

 

Misalnya peminat Jazz tak hanya anak muda, tapi orang tua pun masih menggemari hatchback ini. Hal ini yang membuat harga jual Jazz terbilang stabil, meski usianya sudah lebih dari 10 tahun.

“Kalau Yaris itu memang sedikit lebih susah dijualnya jika dibandingkan Jazz. Sementara Swift itu konsumennya loyalis merek, makanya penjual mobil bekas lebih percaya diri saat menjual Jazz,” kata Herjanto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau