Rossi Akui Honda Jagonya "Flag-to-Flag" - Kompas.com

Rossi Akui Honda Jagonya "Flag-to-Flag"

Stanly Ravel
Kompas.com - 07/08/2017, 17:22 WIB
Pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, meninggalkan pit saat sesi latihan ketiga GP Catalunya di Circuit de Barcelona-Catalunya, Montmelo, Sabtu (10/6/2017).JOSEP LAGO/AFP PHOTO Pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, meninggalkan pit saat sesi latihan ketiga GP Catalunya di Circuit de Barcelona-Catalunya, Montmelo, Sabtu (10/6/2017).

Brno, KompasOtomotif - Valentino Rossi harus menelan pil pahit setelah melakukan blunder akibat terlambat masuk ke pit untuk berganti motor. Pebalap asal Italia ini juga mengakui bahwa ia tidak pandai dalam  metode flag-to-flag MotoGP .

Baca : Kesalahan Berbuah Kemenangan buat Marquez di GP Ceko

"Sulit dalam kondisi ini, dengan flag-to-flag, saya kira ini bukan titik terkuat saya dalam balapan dengan tipe seperti ini. Tapi tidak terlalu buruk," kata Rossi yang dikutip dari Motosport.

Rossi sempat memberikan perlawanan pada putaran awal, bahkan potensi untuk menempati podium cukup besar karena The Doctor memulai balap pada putaran kedua. Namun akibat telat membuat keputusan dia harus merosot hingga posisi 14.

Hasil dari kesalahan tersebut, Rossi harus bersusah payah menggejar ketertinggalan. Merangkak dari bawah, Rossi pun berhasil menanggalkan satu persatu pebalap hingga masuk jajaran empat besar.

“Memang sangat disayangkan, karena kami harusnya bisa mendapat poin lebih dan naik podium. Tapi hasilnya seperti ini, dan dalam kondisi seperti ini, posisi keempat tidak terlalu buruk,” ucap Rossi.

Momen seperti ini bukan yang pertama dialami Rossi, saat GP Jerman pada 2016 lalu, pebalap Italaia ini juga harus kehilangan posisi akibat drama flag-to-flag. Bahkan hingga tergeser ke urutan delapan.

Baca : Rossi Maksimal, Vinales Merana di MotoGP Brno

Kesalahan Rossi membuat ia harus mengakui Honda lebih kuat dan mapan menghadapi situasi flag-to-flag. "Saya pikir Honda banyak belajar dari situasi balap seperti ini, merek lebih baik dari kami," ucap Rossi.


Flag-to-flag

Flag-to-flag merupakan salah satu menu regulasi di ajang MotoGP yang diterapkan pada 2005. Aturan ini dibuat untuk menggantikan fungsi start ulang ketika balapan yang sedang berlangsung tiba-tiba diguyur hujan atau sebaliknya.

Dari tahun ke tahun ragulasi ini sudah melewati beberapa revisi. Salah satunya dengan membatasi jumlah mekanik yang hanya boleh dilakukan empat orang saat membantu pebalap berganti motor, serta memastikan kondisi transmisi motor tetap dalam posisi netral.


Bila ketahuan mekanik sengaja memasukkan gigi agar memudahkan pebalap langsung bisa melaju, maka akan langsung dikualifikasi oleh race direction.

PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Pertamina Kembali Kampanyekan Pertamax Turbo

Pertamina Kembali Kampanyekan Pertamax Turbo

News
Benelli Bawa Scrambler Saingan Ducati

Benelli Bawa Scrambler Saingan Ducati

News
Konsumen AHM, Geber 'Supersport' Honda RC213V-S

Konsumen AHM, Geber "Supersport" Honda RC213V-S

News
Mobil Murah pun Masih Diskon

Mobil Murah pun Masih Diskon

News
Awas “Mantra” Pramuniaga yang Mampu Menyihir!

Awas “Mantra” Pramuniaga yang Mampu Menyihir!

Feature
Cicipi Skutik Honda 150 Cc Rp 44,9 Juta

Cicipi Skutik Honda 150 Cc Rp 44,9 Juta

Tes
10 Hari Pameran, 17.000 Kendaraan Terjual

10 Hari Pameran, 17.000 Kendaraan Terjual

News
Kata Mitsubishi soal Kredit Xpander 10 Tahun

Kata Mitsubishi soal Kredit Xpander 10 Tahun

News
Xpander Mulai Serap Konsumen Merek Lain

Xpander Mulai Serap Konsumen Merek Lain

News
Mobil dan Motor Suzuki yang Laris Diekspor

Mobil dan Motor Suzuki yang Laris Diekspor

News
Kenal Lebih Dekat dengan Daihatsu “Move Canbus”

Kenal Lebih Dekat dengan Daihatsu “Move Canbus”

Produk
Ragam Produk 'Aftermarket' Baru di Tangerang

Ragam Produk "Aftermarket" Baru di Tangerang

Aksesoris
Mau Buat 'Mobil Toko' Daihatsu, Ini Harganya

Mau Buat "Mobil Toko" Daihatsu, Ini Harganya

Niaga
Interior Mobil Rasa Pesawat dan Kantor Mewah

Interior Mobil Rasa Pesawat dan Kantor Mewah

Modifikasi
Target Optimistis Suzuki dari Kinerja Ekspor 2017

Target Optimistis Suzuki dari Kinerja Ekspor 2017

News