Pemerintah India Larang Mobil “Otonomos” - Kompas.com

Pemerintah India Larang Mobil “Otonomos”

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 31/07/2017, 17:16 WIB
Jalanan India/Motoring.com.au Jalanan India/

New Delhi, KompasOtomotif – Negara dengan penduduk terbesar kedua dunia, India, mengumumkan mobil otonomos berstatus ilegal. Pelarangan teknologi mobil yang bisa berkendara sendiri ini, disebut-sebut dilakukan untuk menyelamatkan pekerjaan masyarakatnya.

"Kami tidak akan membiarkan mobil tanpa sopir di India. Saya sangat jelas mengenai hal ini," kata Nitin Gadkari, Menteri Transportasi India, pada sebuah konferensi pers yang dilaporkan oleh Hindustan Times dari Motoring.com.au, Senin (31/7/2017).

Munculnya sistem robotika dan automation dianggap bisa menyebabkan kehilangan pekerjaan dalam skala besar di berbagai industri, dan India mengambil sikap keras terhadap itu. Isu yang mengemuka adalah, kendaraan otonomos berpotensi untuk menghilangkan banyak pekerjaan di industri transportasi, termasuk truk, bus, sopir taksi, dan kurir.

"Kami tidak akan mengizinkan teknologi yang menghilangkan pekerjaan," kata Gadkari.

Dahulukan Pekerjaan

Sebagian besar, negara maju menunjukkan keinginan mereka untuk mengadopsi kendaraan otonomos, dengan alasan memberikan manfaat, seperti keselamatan yang lebih baik dan mengurangi kemacetan lalu lintas, serta soal emisi. Namun, pemerintah India mengatakan bahwa pekerjaan harus didahulukan.

Gadkari mengamati bahwa India saat ini membutuhkan 22.000 lagi supir komersial, di mana jumlah ini diperkirakan akan meningkat di tahun-tahun depan.

"Di negara yang pengangguran mewabah, Anda tidak dapat membiarkan teknologi yang akhirnya mengambil pekerjaan orang," kata Gadkari.

Pemerintah India menginvestasikan sekitar 100 pusat pelatihan pengemudi di India, untuk membantu pengemudi baru memenuhi permintaan transportasi komersial, di mana volume truk yang beredar cukup banyak di jalan India.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Tiga Pilihan Aksesor Mitsubishii Xpander

Tiga Pilihan Aksesor Mitsubishii Xpander

Aksesoris
Garansindo Mau Jadi 'Dokter' Volvo di Indonesia

Garansindo Mau Jadi "Dokter" Volvo di Indonesia

Feature
Tata Motors Mulai Menuai Panen

Tata Motors Mulai Menuai Panen

Niaga
Denso Tantang Intel dan Nvdia

Denso Tantang Intel dan Nvdia

Teknologi
Toyota Hiace Versi Lebih Mewah dan Nyaman

Toyota Hiace Versi Lebih Mewah dan Nyaman

Niaga
Suzuki Gandeng Mobil Listrik Arjuna

Suzuki Gandeng Mobil Listrik Arjuna

News
Bus Baru Hino Lawan Scania dan Mercedes-Benz

Bus Baru Hino Lawan Scania dan Mercedes-Benz

Niaga
Dekati Kemewahan Mikrobus Hyundai H-1 Royale

Dekati Kemewahan Mikrobus Hyundai H-1 Royale

Niaga
Sedan Murah Toyota Meluncur di Thailand

Sedan Murah Toyota Meluncur di Thailand

News
Hitung-hitungan Kredit “MPV China” Wuling

Hitung-hitungan Kredit “MPV China” Wuling

News
CBR250RR dengan Peta Indonesia Mulai Diburu

CBR250RR dengan Peta Indonesia Mulai Diburu

News
Xpander Bisa Dicicil Sampai 10 Tahun!

Xpander Bisa Dicicil Sampai 10 Tahun!

News
Fuso Donasikan Delapan Unit Colt Diesel ke SMK

Fuso Donasikan Delapan Unit Colt Diesel ke SMK

Niaga
Komitmen Honda di Ajang Balap untuk Generasi Muda

Komitmen Honda di Ajang Balap untuk Generasi Muda

News
Trio Truk Hino Generasi Baru, Kuasai 60 Persen Pasar

Trio Truk Hino Generasi Baru, Kuasai 60 Persen Pasar

Niaga
Close Ads X