Apa Kabar Honda City CNG ? - Kompas.com

Apa Kabar Honda City CNG ?

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 17/03/2017, 07:42 WIB
Agung Kurniawan Honda City CNG akan melalui serangkaian tes di BPPT.

Jakarta, KompasOtomotif – Saat ini pemerintah sedang gencar untuk mengupayakan regulasi kendaraan ramah lingkungan. Mulai dari program low cost green car (LCGC), dan akan berlanjut ke Low Carbon Emission Program (LCEP), di mana bakal melahirkan mobil hybrid, listrik, ethanol, sampai berbahan bakar gas.

Mencoba mengingat kembali,  awal 2015 lalu, PT Honda Prospect Motor (HPM) pernah menyerahkan satu unit model sedan City bertenologi dual fuel (gas dan bensin), ke pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi  (BPPT) untuk penelitian. Lalu sudah sampai mana pengembangannya?

Baca juga : Honda Sumbang Mobil Gas ke BPPT

Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM mengatakan, kalau pihaknya tidak bisa membeberkan informasi terkait penelitian dan hasilnya sejauh ini. Pemberian ini dilakukan untuk kegiatan pembelajaran.

“Itu untuk pembelajaran pemerintah, mungkin dari sana mereka bisa mengerti cara kerja gas bagaimana, lagipula aplikasinya jadi lebih mudah juga. Saat ini masih ada di BPPT, mereka kan melakukan penelitian,” ujar Jonfis, Kamis (16/3/2017).

Selain riset di laboratorium BPPT, teknologi mobil City CNG (Compressed Natural Gas) juga bakal diboyong ke universitas-universitas untuk bersama-sama dipelajari. Namun, tidak ada kewajiban memberikan laporan penelitian kepada Honda.

“Kami memberikan itu dengan tujuan studi, karena pemerintah saat itu berencana untuk mengubah teknologi gas, yang sudah diaplikasikan untuk angkutan umum (taksi), menjadi mobil produksi. Namun, tiap pabrikan pastinya memiliki teknologi berbeda, jadi tidak hanya Honda kemungkinan yang mendonasikan,” ujar Jonfis.

City CNG ini sudah diperkenalkan sejak 2012 lalu di Thailand dan dipasarkan fokus untuk domestik. Menggendong mesin 1.5 liter i-VTEC SOHC, 4-silinder mampu mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan gas secara bergantian, diatur melalui ECU.  

Ketika mengonsumsi BBM, tenaga yang dihasilkan mencapai 120 PS. Sedangkan ketika gas menjadi asupan energi, power yang dihempaskan sebesar 102 PS @6.000 rpm.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Lexus Indonesia Mau Garap Mobkas

Lexus Indonesia Mau Garap Mobkas

News
“Wholesales” Lexus Paruh Pertama 2017 Melejit

“Wholesales” Lexus Paruh Pertama 2017 Melejit

News
Tipikal Konsumen McLaren di Indonesia

Tipikal Konsumen McLaren di Indonesia

News
Tiga Primadona Auto2000 pada Separuh Pertama 2017

Tiga Primadona Auto2000 pada Separuh Pertama 2017

News
SUV Lexus Masih Mendominasi Indonesia

SUV Lexus Masih Mendominasi Indonesia

News
Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Modifikasi
Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

News
Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar 'Hatchback'

Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar "Hatchback"

News
Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

News
Kupas 'Coupe' Sport Lexus LC500

Kupas "Coupe" Sport Lexus LC500

Produk
Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

News
McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

News
Honda Jazz 'Facelift' Lebih Mahal Rp 6 Juta

Honda Jazz "Facelift" Lebih Mahal Rp 6 Juta

Produk
McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

Produk
Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Produk
Close Ads X