Dianggap "Cemen", Pemilik Calya Upgrade Klakson - Kompas.com

Dianggap "Cemen", Pemilik Calya Upgrade Klakson

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 29/11/2016, 08:42 WIB
TAM Toyota Calya melibas Tol Cileunyi.

Jakarta, KompasOtomotif – Mengganti klakson bawaan pabrik dengan produk “aftermarket” kerap diakukan pemilik mobil. Tetapi perlu dipastikan, jangan sampai menggunakannya untuk mengintimidasi pengendara lain dan menyalahi aturan lalu lintas.

Berkesempatan mengunjungi sentra aksesori mobil di Mega Glodok Kemayoran (MGK), salah satu toko aksesori mengatakan, kalau banyak  pemilik mobil laris Toyota saat ini, Calya, yang mengganti klaksonnya dengan produk aftermarket. Karena tidak puas dengan suara klakson bawaan pabrik yang dianggap cemen.

“Kurang stereo (hanya ada satu klakson) kalau kata konsumen, mereka banyak yang menggantinya dengan model aksesori. Di sini ada klakson model double keong merek Denso yang kerap jadi pilihan, yang harganya di kisaran  Rp 200.000-an termasuk ongkos pasang,” ujar Suryanto dari Toko Alif Auto kepada KompasOtomotif, Kamis (24/11/2016).

Ghulam/KompasOtomotif Klakson aftermarket merek Denso,

Saat dikonfirmasi, Dadi Hendradi, GM Technical Service Toyota Astra Motor (TAM) mengiyakan kalau klakson milik Calya hanya satu moncong saja. Ini karena mempertimbangkan harga jual, yang bisa lebih mahal kalau menggunakan dua klakson.

“Penggunaan satu klakson, lebih karena pertimbangan harga jual yang lebih mahal jika menggunakan dua klakson. Iya, semua LCGC rata-rata satu klaksonnya termasuk Agya,” ujar Dadi.

Namun, Dadi menyarankan, pastikan kalau pemasangannya benar, dan tidak menimbulkan masalah pada mobil. “Itu bisa saja dilakukan, tapi harus dipastikan pemasangan tambahan harus bagus dan tidak menimbulkan problem, misalnya short circuit (korslet) atau panas berlebih di kabel,” ucap Dadi.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM