Uji Potensi Bahaya Mengemudi Sambil “Selfie” - Kompas.com

Uji Potensi Bahaya Mengemudi Sambil “Selfie”

Febri Ardani Saragih
Kompas.com - 21/03/2014, 09:05 WIB
ist Mengemudi sambil selfie berpotensi berbahaya.

Michigan, KompasOtomotif - Tren merekam gambar diri sendiri –lazim dikenal dengan sebutan “selfie”- saat sedang mengemudi, menimbulkan kekhawatiran soal keselamatan berkendara. Dalam program Driving Skills for Life 2014, Ford akan coba menjelaskan betapa sulitnya mempertahankan konsentrasi berkendara saat melakukan kebiasaan itu.

Dipadu dengan edukasi, peserta diajak mencoba mengemudikan mobil untuk menyelesaikan rute diselingi rintangan sambil “selfie”. Menurut Ford kondisi ini sulit dilakukan tanpa mengorbankan konsentrasi mengemudi, sebab posisi tangan terlalu lama tidak berada di kemudi dan fokus mata tidak lagi mengarah ke jalan.

“Selama 10 tahun terakhir, kami terus memperbarui kemampuan untuk memperbaiki kurikulum agar tetap konstan dengan perkembangan dunia, sambil menunggu remaja dan pengemudi baru lainnya datang. Kami selalu mendengarkan dan memperhatikan pengemudi muda kemudian memodifikasi program agar tetap segar dan relevan,” ujar Jim Graham, Ford Driving Skills for Life Manager, seperti dilansir Yahoo, Kamis (20/3/2014).

Tidak hanya itu, pusat perhatian juga tertuju pada situasi mengemudi dalam keadaan mabuk. Mendekatkan ke suasana nyata, Ford membuat khusus “baju mabuk” (drunk driving suit) yang dipakai peserta pelatihan agar bisa merasakan langsung tantangan fisik dalam pengaruh alkohol.

“Sebelumnya kami menggunakan piranti kacamata yang membuat pandangan disorientasi untuk mendemonstrasikan beberapa efek saat mengemudi. ‘Baju mabuk’ membawa pelatihan ke level baru,” imbuh Graham.

Ford Driving Skills for Life telah dimulai sejak 2003, tujuan besarnya memberikan pemahaman dan pengetauan keselamatan berkendara kepada pengemudi muda. Selama 10 tahun ajang tahunan ini telah diikuti lebih dari 30.000 remaja di seluruh dunia. Pada 2014, Ford memperlebar cakupan hingga 15 pasar internasional termasuk Indonesia. 

PenulisFebri Ardani Saragih
EditorAris F. Harvenda
Sumberautoguide,
Komentar
Terkini Lainnya
Harapan Bus Tingkat Jadi Pilihan Transportasi Masyarakat
Harapan Bus Tingkat Jadi Pilihan Transportasi Masyarakat
News
Rossi Sebut Zarco Enggak Paham Cara Menyalip
Rossi Sebut Zarco Enggak Paham Cara Menyalip
Sport
Mesin EcoBoost Ford Menang Penghargaan Lagi
Mesin EcoBoost Ford Menang Penghargaan Lagi
Teknologi
Bus Tingkat Jurusan Baru, Bogor-Wonogiri
Bus Tingkat Jurusan Baru, Bogor-Wonogiri
Niaga
Takata Akhirnya Bangkrut
Takata Akhirnya Bangkrut
News
Mengenal Toyota Aygo Edisi Khusus
Mengenal Toyota Aygo Edisi Khusus
Produk
Ingat, Arus Balik Lebih Rawan Kecelakaan
Ingat, Arus Balik Lebih Rawan Kecelakaan
Feature
Kerasnya Perjuangan Arus Balik, Ini Antisipasinya
Kerasnya Perjuangan Arus Balik, Ini Antisipasinya
Feature
Prediksi Arus Balik Aman dari Menhub
Prediksi Arus Balik Aman dari Menhub
News
BMW X3 Meluncur dengan Paket Paling Bertenaga
BMW X3 Meluncur dengan Paket Paling Bertenaga
Produk
3 Hal yang Menurunkan Harga Jual Mobil Bekas
3 Hal yang Menurunkan Harga Jual Mobil Bekas
Feature
GPS Mobil Bikin Frustrasi?
GPS Mobil Bikin Frustrasi?
Feature
Auto2000 Selektif Pilih Konsumen
Auto2000 Selektif Pilih Konsumen
News
Konsumen Kia Paling Santai, Mitsubishi Paling 'Bawel'
Konsumen Kia Paling Santai, Mitsubishi Paling "Bawel"
News
BBM Kemasan Pertamina Laris Diserbu Pemudik
BBM Kemasan Pertamina Laris Diserbu Pemudik
News
Close Ads X