Sabtu, 1 November 2014

Otomotif


Yamaha Byson Jadi Jagoan Aspal

Penulis: Donny Apriliananda | Selasa, 11 Juni 2013 | 17:44 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : donny apriliananda

    Yamaha Byson petarung jalanan mini, diubah jadi petarung jalanan sesungguhnya.

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : donny apriliananda

    Penampilan asli telanjang jadi sepeda motor semi-fairing khas moge.

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : donny apriliananda

    "Mata malaikat" dikombinasikan buntut nungging.

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : donny apriliananda

    Speedometer limbahan moge Ducati.

Jakarta, KompasOtomotif – Byson diciptakan Yamaha untuk jadi petarung jalanan, meski dalam versi kecil. Ini yang membuat Dennis kurang setuju. Sepeda motor 150cc itu dianggapnya berpotensi jadi jagoan aspal yang lebih gagah. Tampang cukup galak butuh beberapa sentuhan agar tampil lebih bongsor tapi tak terlampau besar.

Paling gampang dilakukan adalah mengganti knalpot. Dibantu Ariawan Wijaya dari Baru Motorsport, Dennis menjatuhkan pilihan pada tabung gas buang bentuk segitiga kepunyaan Kawasaki Z1000. ”Modelnya  agresif, galak, dan kokoh. Aku mikirnya bakal cocok dengan penampilan barunya nanti,” ujar penggemar sepeda motor jenis street fighter itu.

Tak asal pasang, knalpot Z1000 yang berasal dari mesin empat silinder dipangkas bagian lehernya, tersisa hanya tabungnya  untuk disambung pada leher Byson yang asli. Berawal dari knalpot ini, ide terus mengalir. Konsep sepeda motor street fighter dikedepankan.

Kaki-kaki mengalami perombakan dua kali. Pertama, menggunakan garpu depan upside down variasi milik Byson dan lengan ayun dilabur krom. Ban dibersarkan sedikit dengan ukuran 100/80 (depan) dan 150/60 (belakang). Namun penampilan ini dirasa kurang imbang dengan knalpot moge.

Dennis merombak ulang sektor ini. Lengan ayun dan monosok diganti limbahan Yamaha R1. Dengan begitu, pelek lebar bekas Kawasaki ZZR 1000 yang dibalut ban Pirelli Diablo 300/55-17 bisa mengimbangi penampilan. Sementara garpu depan pakai limbah Suzuki Hayabusa, bannya Pirelli Diablo 120/17-17.

Sulit
Jangan dikira gampang mengganti lengan ayun. Ari menerangkan ada teknik khusus agar penampilan tetap agresif ”setengah nungging” layaknya moge street fighter. "Dudukannya beda, jadi harus sedikit merusak tulang sasis untuk dibuatkan tumpuan baru sokbreker bagian atas monosok Yamaha R1. Sedangkan dudukan bawahnya dibuat ulang," terang Ari.

Hasilnya, sepeda motor tidak tampak tenggelam dengan pelek dan ban besar. Posisi berdirinya agak menukik ke depan. Dan jika dinaiki, monosok tak gampang ambles dan membuat penampilan berubah kembali "culun".

Kondom Bodi dan tangki
Dengan ubahan kaki-kaki yang sudah ciamik, Ari memesan kondom bodi dan tangki ke Lent Automodified di Probolinggo, Jawa Timur. Modelnya tak macam-macam, asal menutupi setengah bagian telanjang sepeda motor seperti mesin dan tangki. Grafis yang dipilih sederhana, hanya permainan warna hitam dan silver. Beberapa bagian diberi motif karbon kevlar.

Rumah lampu Byson asli dirombak untuk ditanam ceruk lampu kabut mobil. Tapi sumber cahaya berasal dari lampu jenis proyektor. Jadilah bagian ini punya mata malaikat alias model angel eyes. Selebihnya, penggantian komponen seperti master rem Brembo, kaliper tokico, setang Rizoma, hingga speedometer bekas Ducati.


Editor : Bastian