Semester Kedua, Harga Mobil di Indonesia "Naik Hebat" - Kompas.com

Semester Kedua, Harga Mobil di Indonesia "Naik Hebat"

Kompas.com - 11/03/2010, 15:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemberitahuan bagi konsumen otomotif di Indonesia. Pada semester kedua (Juli-Desember) 2010, harga mobil diperkirakan bakal "naik hebat". Pemicunya, permintaan baja di industri otomotif sangat besar (meningkat) sehubungan dengan kondisi pasar yang membaik.

Tingginya permintaan baja membuat beban produksinya ikut meningkat. Sekarang ini, pabrikan baja di dunia belum bisa memenuhi permintaan. Akibatnya, harga pun mulai merangkak di pasar internasional. Selain itu, pesanan dari China tidak diimbangi dengan produksi pasca-Imlek. (baca Kompas Cetak: Harga Baja Domestik Naik, 10/3/2010).

Harga minyak dunia pun sudah menyentuh 82 dollar AS per barrel. Kondisi ini juga ikut memberi pengaruh.

Sudirman Maman Rusdi selaku Vice Presiden Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menjelaskan, pihaknya mengaku sudah mendapatkan informasi bahwa akan ada kenaikan harga baja khususnya special steel (bahan baku mobil) yang diimpor dari Jepang. Kondisi ini menurutnya berpotensi mempengaruhi ongkos produksi.

"Saya dapat informasi dari Jepang, naiknya (baja) antara 150 dollar AS dan 200 dollar AS per metrik ton. Dari posisi sekarang ini, antara 650 dollar AS dan 700 dollar AS per metrik ton, ada kenaikan sekitar 25 persen," ujar Sudirman kepada Kompas.com, Rabu (10/3/2010) malam.

Menurutnya, kenaikan itu diperkirakan akan terjadi mulai April hingga Juni mendatang. Saat harga itu naik, dampak terhadap harga jual baru akan terjadi setidaknya pada semester kedua tahun ini.

"Kenaikan masih belum bisa diprediksi berapa. Kalau masih bisa dikonversikan dengan penurunan rupiah, ya tak naik. Kalau sebaliknya, mau tak mau harus naik. Ini yang masih simpang siur," papar Sudirman yang juga Direktur PT Astra International Tbk membawahi pabrikan.

Saat ini ADM merupakan produsen mobil lokal terbesar di Indonesia dengan target kapasitas produksi mencapai 250.000 unit pada tahun ini. Bahkan, mereka terus menyuntikkan investasi baru senilai Rp 250miliar  untuk meningkatkan kapasitas produk terpasang hingga 286.000 unit pada tahun depan.

Editorbastian
Terkini Lainnya
Toyota Mulai Produksi Camry Baru
Toyota Mulai Produksi Camry Baru
News
Hingga H+1, Motor Tetap Produktif 'Sumbang' Kecelakaan
Hingga H+1, Motor Tetap Produktif "Sumbang" Kecelakaan
News
Ada 'Spa Kecantikan' Khusus untuk Mobil Eksotis
Ada "Spa Kecantikan" Khusus untuk Mobil Eksotis
Feature
Ragam Mobil Bekas yang Laris Manis
Ragam Mobil Bekas yang Laris Manis
Feature
Rossi Berburu Kemenangan Kedua
Rossi Berburu Kemenangan Kedua
Sport
Aki Kering atau Basah, Pilih Mana?
Aki Kering atau Basah, Pilih Mana?
Feature
Catat...Ini Jalur-jalur Ekstrem di Indonesia!
Catat...Ini Jalur-jalur Ekstrem di Indonesia!
Feature
Strategi Mitsubishi Jamah Pasar China-AS
Strategi Mitsubishi Jamah Pasar China-AS
News
Suzuki Siapkan S-Cross 'Facelift' Sebentar Lagi?
Suzuki Siapkan S-Cross "Facelift" Sebentar Lagi?
News
BMW Siapkan Duet X5 dan X6 'Black Fire'
BMW Siapkan Duet X5 dan X6 "Black Fire"
News
Hari Ini, Arus Balik Mulai Padati Cikarang Utama
Hari Ini, Arus Balik Mulai Padati Cikarang Utama
News
Ini Motor Bekas yang Laris Manis
Ini Motor Bekas yang Laris Manis
Feature
Penanganan Kasus 'Recall Airbag' di Posko Mudik
Penanganan Kasus "Recall Airbag" di Posko Mudik
News
Posko Mudik dan Arus Silaturahmi
Posko Mudik dan Arus Silaturahmi
News
Harapan Bus Tingkat Jadi Pilihan Transportasi Masyarakat
Harapan Bus Tingkat Jadi Pilihan Transportasi Masyarakat
News
Close Ads X