Sabtu, 26 Juli 2014

Otomotif


Innova Bensin Vs Diesel? Mana yang Terbaik?

Penulis: Zulkifli BJ | Senin, 06 April 2009 | 10:22 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : Kompas.com/Zulkifli BJ

    Harga mobil dan bahan bakar, dua dari beberapa faktor yang membuat konsumen memilih: Innova bensin atau diesel

  • Sumber : - | Author : TAM

    Mesin bensin, lebih halus, bisa dikebut namun butuh biaya operasional lebih banyak dari diesel

  • Sumber : - | Author : TAM

    Mesin diesel Innova, makin canggih dengan teknologi common rail, turbocharger, DOHC. Mengandalkan konsumsi bahan bakar yang lebih irit!

KOMPAS.com — Jika ditanya, mana yang lebih baik antara Kijang Innova bensin versus diesel? Jawabannya tidak bisa langsung ke salah satu  mesin tersebut. Memang, bila melihat perbedaan harga sampai Rp 15 juta/unit untuk grade yang sama, Innova bensin jelas sangat menarik.

Konsumen tentu makin kurang tertarik bila mendengar suara dan getaran mesin diesel. Padahal, dibandingkan mesin diesel konvensional, mesin diesel common rail memiliki suara lebih halus dan getarannya lebih rendah, meski belum bisa mengalahkan mesin bensin.

Lantas, apa nilai positif mesin diesel? Salah satu dan yang paling menarik adalah konsumsi bahan bakarnya yang lebih irit.
 
Ekonomis. Nilai ekonomis operasional dari konsumsi bahan bakar yang irit dan harga solar yang lebih murah adalah daya tarik utama mesin diesel. Ini pun hanya untuk solar biasa atau biosolar dengan Premium. Bila menggunakan Pertamax, termasuk Pertamax Plus dan Pertamina Dex yang seharusnya menjadi menu harian Innova bensin dan diesel, cerita agak lain.

Dulu, ketika perbedaan harga antara solar dan bensin cukup mencolok, masalah harga ini menjadi faktor utama sebagian konsumen Indonesia memilih kendaraan bermesin diesel. Pasalnya, biaya operasi hariannya benar-benar membuat pemilik kendaraan diesel puas. Sangat murah!

Kini, dengan harga bahan bakar yang lebih murah, konsumen mobil tidak terlalu memikirkan keuntungan biaya operasional tersebut, apalagi harga antara bahan bakar diesel (solar) dan Premium perbedaannya tidak terlalu banyak.

Namun yang pasti, jika kendaraan digunakan dengan jarak tempuh harian yang jauh, dari konsumsi bahan bakar akan diperoleh keuntungan lebih besar.

Diperkirakan, pada tahun pertama, biaya investasi mesin diesel lebih besar. Tahun berikutnya ditutupi oleh biaya operasional yang lebih murah. Dan tentu saja, mesin diesel akan lebih menguntungkan kalau sering ditugaskan untuk melakukan perjalanan jarak jauh.

Pada tahun kedua, antara mesin Innova bensin dan diesel, nilainya sudah sama. Namun setelah itu, nilai ekonomis mesin diesel tidak bisa dikalahkan oleh mesin bensin.

Setelah tahun kedua dan seterusnya, Innova diesel memberikan keuntungan ekonomis yang semakin baik.
 
Perawatan. Bagaimana dengan biaya perawatan? Banyak yang menilai, karena tidak menggunakan pengapian, biaya perawatan mesin diesel lebih murah. Meski begitu, ada beberapa komponen untuk mesin diesel harganya lebih mahal.

Secara umumnya, pada mesin yang diesel, komponen yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah saringan udara, saringan oli, oli mesin, dan filter bahan bakar.

Adapun mesin bensin, selain komponen seperti di atas, busi  juga mendapatkan perhatian dan pergantian. Bila tidak, hal itu akan menyebabkan kerja tidak efisien, apalagi  lebih sering menggunakan Premium. 

Kenyamanan. Untuk yang satu ini, tak terbantahkan, mesin bensin unggul. Bila ingin menikmati kenyamanan di perjalanan, pilihan pastinya—dalam kondisi standar—mesin bensin. Suara dan getaran dari mesin bensin lebih rendah. Sebenarnya, mesin common rail sekarang ini memiliki suara dan getaran lebih halus dibandingkan mesin diesel konvensional.

Suara dan getaran mesin diesel bisa saja dibekap agar tidak sampai ke ruang penumpnag. Namun biayanya jadi bertambah.

Ketahanan. Mesin diesel lebih tahan terhadap lingkungan dan kondisi kerja yang lebih berat. Misalnya cuaca panas dan panas jalanan macet. Makin panas cuaca dan suhu di sekitarnya, mesin diesel makin baik.
 
Kelebihan lainnya, mesin diesel tidak terlalu sensitif terhadap banjir dan hujan. Mesin diesel adalah pekerja berat.
 
Performa. Mesin diesel common rail sekarang menghasilkan torsi lebih besar. Selain membuat kendaraan jadi lebih irit, akselerasinya juga makin baik. Di samping itu, diesel ini juga lebih cocok untuk jalanan macet atau banyak tanjakan.

Mesin bensin yang bekerja pada putaran lebih tinggi cocok untuk mereka yang suka melaju pada kecepatan tinggi. Kecepatan tertingginya lebih baik.

Lain-lain. Dengan penjelasan tersebut di atas, pertanyaan yang muncul pada awal artikel akan terjawab.

Bila mengutamakan kenyamanan dan cuma digunakan satu atau dua tahun pertama, Innova bensin lebih cocok. Sebaliknya, jika penggunanya memprioritaskan biaya operasional yang ekonomis, pilih Innova diesel.

Lantas, bagaimana kalau menggunakan bensin oktan 92 dan 95 versus Pertamina Dex?
Tampaknya, hal itu akan dibahas lagi nanti!
 
Spesifikasi mesin diesel dan bensin Kijang Innova
Item
Diesel
Bensin
Tipe
2KD-FTV,
Common Rail, Turbocharger,
Direct Injection
1TR-FE, VVT-i,
 Injeksi Multipoint
Jumlah silinder
4, segaris
4 silinder, segaris
Jumlah & mekanisme katup
DOHC, 16 katup
DOHC, 16 katup
Sistem pasokan bahan bakar
Common Rail
Sistem injeksi
Kapasitas                               cc
2.492
1.998

Diameter x langkah           mm

92,0 x 93,8
86,0 x 86,0
Perbandingan kompresi
18,5 : 1
9,8 : 1
Tenaga maks. [EEC] kW@rpm
75@3.600
100@5.600
Torsi maks. [EEC]    Nm@rp
Transmisi  manual
                 otomatik
 
200@1.400~3.200
260@ 1.600~2.400
 
182@4.000

Editor :